Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Tanah Laut, Kalimantan Selatan meneliti dan memproduksi Hand sanitizer Alami. Foto: MAN IC/Humas.
Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Tanah Laut, Kalimantan Selatan meneliti dan memproduksi Hand sanitizer Alami. Foto: MAN IC/Humas.

Madrasah di Kalsel Produksi Hand Sanitizer Tanpa Alkohol

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian
Ilham Pratama Putra • 19 Maret 2020 21:15
Jakarta: Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Tanah Laut, Kalimantan Selatan mampu memproduksi hand sanitizer atau cairan antiseptik. Produksi ini untuk mencukupi kebutuhan hand sanitizer di masyarakat seiring pandemik virus korona atatu coronavirus disease (covid-19).
 
Guru mata pelajaran Sains MAN IC, Noorma mengumpulkan siswanya di Laboratorium Kimia dan Teknologi sekolah. Arahan Noorma, bagaimana hand sanitizer bisa tercipta dengan bahan alami.
 
"Pertama, kami memproduksi hand sanitizer yang dibuat ini tidak menggunakan alkohol, melainkan dari bahan Ekstrak Daun Kemangi, Daun Kersen, dan Daun Sirih," terang Noorma dalam siaran pers, Kamis 19 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Inisiatif pembuatan hand sanitizer alami tersebut muncul sebagai respons atas semakin langkanya cairan antiseptik. Maka bahan alami menjadi alternatif.
 
"Kali ini anak-anak tertantang untuk membuat hand sanitizer dari bahan alami yang tumbuh di sekitar kampus yang memiliki banyak khasiat dan tanpa menggunakan kandungan alkohol," jelas Noorma.
 
Menurutnya pembuatan hand sanitizer sangat mudah dan dapat dipraktikkan setiap orang di rumah. Salah satunya dengan memanfaatkan ekstrak daun Kemangi.
 
Langkah pertama yang harus dilakukan ialah menyiapkan bahan seperti Daun Kemangi, Lidah Buaya, Essensial Oil, Aquades, Air, dan H2O2. Selanjutnya, cuci bersih daun Kemangi, kupas Lidah Buaya dan cuci hingga bersih.
 
"Haluskan Kemangi dan Lidah Buaya secara terpisah kemudian disaring. Setelah itu campurkan semua bahan dengan ketentuan tiga takaran untuk ekstrak Daun Kemangi banding satu takaran air dan 13ml kandungan H2O2," ungkap Noorma.
 
Sedangkan untuk takaran estrak lidah buaya dan ekstrak Kemangi menggunakan perbandingan satu banding satu. Jika semua cairan telah tercampur, tinggal dikemas dalam botol semprot.
 
Menurutnya, daun Kemangi (Ocinum cannum), merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat sebagai obat, pestisida nabati, penghasil minyak atsiri, sayuran, dan minuman penyegar. Tanaman ini berasal dari daerah Asia tropis termasuk di Indonesia dengan berbagai khasiatnya.
 
Kepala MAN IC Tanah Laut, Hilal Najmi menambahkan, tiga produk ini masih dalam tahap uji coba dan hanya diperuntukkan bagi warga MAN IC. Nantinya, akan dilakukan penelitian lebih lanjut terkait ketahanan produk dan efeknya kepada pengguna.
 
"Apabila produk ini sudah lulus uji, maka tim MAN IC akan memproduksi secara besar-besaran produk ini," ungkap Hilal.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif