Menristek Bambang Brodjonegoro. Tangkapan layar Youtube.
Menristek Bambang Brodjonegoro. Tangkapan layar Youtube.

Vaksin Merah Putih Harapan Penuhi Kebutuhan Vaksinasi Jangka Panjang

Pendidikan Virus Korona vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Bambang Brodjonegoro
Ilham Pratama Putra • 22 Januari 2021 13:53
Jakarta: Indonesia terus berupaya mengembangkan vaksin covid-19 secara mandiri. Salah satu yang saat ini dikembangkan ialah vaksin Merah Putih.
 
Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/Ka BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan, vaksin Merah Putih terus diupayakan guna menghentikan ketergantungan impor vaksin seperti pada saat ini. Terlebih, adanya kemungkinan kebutuhan vaksin covid-19 untuk jangka panjang.
 
Menurut Bambang, vaksin covid-19 yang ada sekarang tidak menunjukkan daya tahan seumur hidup. Dengan begitu, dibutuhkan vaksinisasi lanjutan di kemudian hari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Oleh karena itu, vaksin Merah Putih tidak bisa ditawar lagi," ujar Bambang dalam webinar Tantangan dan Kebijakan Pengembangan Vaksin Merah Putih untuk Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Jum'at 22 Januari 2021.
 
Baca: Analisa Dokter Alumnus UNS Soal Penyebab Meningkatnya Kasus Covid-19
 
Pengembangan vaksin mandiri juga dilakukan guna mempercepat kebutuhan vaksin saat ini. Setidaknya, untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok, sebanyak 70 persen warga Indonesia mesti divaksin.
 
"Untuk pemenuhan itu, industri vaksin Merah Putih nantinya juga harus kuat dalam pengembangannya," sambung dia.
 
Bagi Bambang, kehadiran vaksin Merah Putih bukan lagi sekadar pelengkap vaksin yang sudah ada. Vaksin Merah Putih sudah menjadi kebutuhan bagi Indonesia di kemudian hari.
 
Momentum pengembangan vaksin Merah Putih ini, kata dia, memberikan efek yang baik bagi dunia penelitian Indonesia. Indonesia bisa sekaligus mempelajari dan memperbaharui kemampuan teknologi.
 
"Sudah saatnya kita lebih siap, lebih antisipatif terhadap kemungkinan pandemi masa depan. Maka itu kemandirian vaksin harus kita kembangkan," lanjut dia.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif