Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. Zoom
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. Zoom

Prioritas Riset Nasional

Program PRN Diyakini Mampu Mendongkrak Perekonomian Nasional

Pendidikan Riset dan Penelitian
Ilham Pratama Putra • 13 Agustus 2020 16:07
Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan program Prioritas Riset Nasional (PRN) dapat membantu dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Terlebih, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II-2020 tumbuh negatif 5,32 persen secara year on year (yoy).
 
Guna memberi gairah terhadap pertumbuhan ekonomi itu, Bambang menyebut Indonesia harus mengurangi ketergantungan pada produk impor dan meningkatkan penggunaan produk dalam negeri. Bambang meyakini PRN bisa mengurangi ketergantungan impor dalam waktu singkat.
 
"Kemudian juga PRN yang terkait dengan upaya pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), khususnya memberikan market acces kepada UMKM sekaligus sentuhan teknologi," ujar Bambang dalam konferensi daring, Kamis 13 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui inovasi PRN, menurut Bambang, dapat dilakukan dengan subtitusi impor. Barang impor dapat diganti dengan hasil riset dalam negeri.
 
Baca:Ada 49 Produk Jadi Prioritas Riset Nasional
 
Bambang menyontohkan pengembangan garam untuk industri dan obat. Serta, pemanfaatan sawit untuk bahan bakar nabati, dan pengunaan Alat Utama Sistem Senjata Tentara (Alutsista) Nasional yang merupakan hasil inovasi dalam negeri.
 
"Tentunya ini sangat membantu ekonomi Indonesia menggerakan produksi dalam negeri, pelaku ekonomi dalam negeri kalau kita bisa membuatnya di dalam negeri," ucap Bambang.
 
Menurut Bambang, langkah ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus ekonomi nasional. Di sinilah peran PRN dapat mendongkrak aktivitas ekonomi mulai dari tingkat terkecil, yakni UMKM.
 
"UMKM ketika melakukan bisnisnya juga bisa meningkatkan produktivitas dengan teknologi. Jadi apapun teknologi dalam PRN yang bisa dimanfaatkan oleh UMKM termasuk pengalengan makanan tradisional ini akan bisa membantu menggerakan ekonomi di tingkat dasar," beber Bambang.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif