Ilustrasi Helix Lab
Ilustrasi Helix Lab

Alumni FTUI Dirikan Helix Lab, Layanan Test Covid-19 Lebih Murah

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi Ingat Pesan Ibu Satgas Covid-19
Citra Larasati • 11 November 2020 18:17
Jakarta: Alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menghadirkan Helix Lab untuk membantu pemerintah menangani pandemi covid-19 di Indonesia. Helix Lab merupakan laboratorium tes covid-19 dengan kapasitas terbesar di Depok yang mampu menangani 1.500 sampel per hari, hasil tes dapat diperoleh di hari yang sama, dengan biaya lebih murah.
 
Pendiri Helix Lab Hendry E. Ramdhan mengatakan, laboratorium covid-19 ini menggunakan teknologi yang sangat canggih, sehingga mampu menangani sampel uji dengan kapasitas besar dan harga relatif murah. Bahkan Helix Lab juga akan menyiapkan model pengujian berbasis mobile lab, portable lab, serta PCR Swab bagi para pasien VVIP.
 
“Kami memahami betul urgensi penanganan cepat dan tepat, ingin agar semua masyarakat dapat memperoleh fasilitas yang sama untuk tes covid-19 dengan harga yang lebih murah,” kata Hendry, Rabu, 11 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Harga tes covid-19 di Helix Lab untuk PCR covid-19 dibandrol hanya Rp800.000, sedangkan rapid test antibodi hanya Rp95.000 dan swab antigen hanya Rp350.000. Pembukaan Helix Lab ini digelar pada Hari Pahlawan, sebagai momentum untuk mengapresiasi para pahlawan yang berkorban di era pandemi.
 
Baca juga:Tips Melindungi Keluarga dari Covid-19
 
Lebih lanjut Hendry mengatakan pihaknya akan bermitra bersama FusiFoundation yang merupakan salah satu wadah alumni FTUI. Khususnya dalam pengembangan komunitas dan pemangku kepentingan lainnya.
 
Bersama FusiFoundation, ke depannya Helix Lab akan melebarkan sayap ke berbagai daerah serta menguatkan kemitraan bersama komunitas alumni, perusahaan, sekolah/pesantren, paguyuban dan lain-lain.
 
Dalam waktu dekat misalnya, Helix Lab akan membuka dua cabang lagi di Bogor dan Bandung. Penempatan lokasinya akan dekat dengan lokasi pemukiman agar mudah diakses dan semakin mendorong masyarakat memiliki kesadaran diri untuk melakukan rapid dan PCR swab untuk mengurangi angka positif covid-19 di Indonesia.
 
“Pengujian berwujudMobile LabsertaPortablePCRSwab, serta PCRSwabbagi para pasien VVIP diharapkan bulan depan sudah tersedia,” tandas Hendry.
 
Ketua Tim Koordinator Nasional Relawan Percepatan Penanganan covid-19, Andre Rahadian mengapresiasi inisiatif Helix Lab dan FusiFoundation yang telah berkontribusi dalam penanganan covid19.
 
“Angka jumlah tes covid-19 secara Nasional kita masih di bawah standar WHO, jadi Saya berharap kolaborasi sejenis ini akan bergulir masif tertutama bersama komunitas seperti ikatan alumni, perusahaan, sekolah, pesantren dan lainnya,” kata Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Andre Rahadian ini.
 
Sementara ituTenaga ahli Helix Lab, Irham berharap, hal inisekaligus menjadi bagian dari langkah bersama yang dapat memberi manfaat dan kontribusi yang signifikan terhadap masyarakat luas. “Masyarakat juga dituntut pro aktif menjaga protokol kesehatan selama masa Pandemi covid-19 karena kunci yang paling efektif dari penanganan pandemi adalah kesadaran individu. Masyarakat dapat membantu pemerintah memerangi Covid-19 melalui gerakan 3M,” ujar.
 
Hal ini senada dengan anjuran pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangan dan #cucitanganpakaisabun.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif