Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. Foto: Tangkapan layar
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro. Foto: Tangkapan layar

Menristek Sebut Riset Bakal Fokus Hadapi Situasi New Normal

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian
Muhammad Syahrul Ramadhan • 20 Mei 2020 14:26
Jakarta: Menteri Riset Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro menyebut ada beberapa fokus yang bakal dilakukan untuk menghadapi kehidupan normal baru di tengah pandemi virus korona (covid-19). Salah satunya, yakni optimalisasi teknologi digital, karena masyarakat akan mengurangi kontak fisik.
 
"Society dan ekonomi itu kegiatannya akan tidak akan terlalu banyak kontak, maka otomatis teknologi digital sangat diperlukan," kata Bambang dalam konferensi video, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Kemudian, memaksimalkan pengembangan riset di bidang screening (penyaringan) dan diagnostic. Ini bisa dengan cara tetap menerapkan protokol pencegahan covid, dan pengembangan alat tes cepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Termasuk rapid test, kami harapkan makin cepat makin akurat, juga semacam test PCR (Polymerase Chain Reaction) makin cepat, ini akan membantu new normal," terangnya.
 
Baca:Pandemi Momentum Bangun Ekosistem Riset dan Inovasi Nasional
 
Pengembangan teknologi untuk disinfektan material secara berkala agar selalu steril juga menjadi fokus. Pasalnya, virus yang mempunyai kemampuan daya tular 20 kali lebih kuat dari Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) ini bisa hidup di material seperti besi atau kayu, juga material lain. Ini tidak boleh dianggap enteng.
 
"Teknologi atau mekanisme membersihkan atau semacam mensterilkan dengan disifektan material tersebut juga menjadi salah satu agenda riset penting untuk menghadapi new normal," ungkapnya.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif