Ilustrasi. AFP
Ilustrasi. AFP

Menristek Dorong Riset Tentang Protokol New Normal

Pendidikan Virus Korona Riset dan Penelitian
Muhammad Syahrul Ramadhan • 18 Mei 2020 21:23
Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi Kepala Badan Riset Inovasi (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mendorong adanya riset tentang protokol kesehatan menjalani kondisi new normal. Protokol ini diperlukan selama belum ditemukan vaksin virus korona (covid-19).
 
"Di bidang sosial humaniora bisa melakukan penelitian, bagaimana kira-kira new normal, apabila at the worst case,vaksin tidak ditemukan" kata Bambang dalam konferensi video, Senin, 18 Mei 2020.
 
Bambang menyampaikan dalam kondisi normal baru nanti bisa diteliti lebih detail terkait protokol kesehatan yang saat ini berlaku secara umum. Sehingga, masing-masing tempat ada protokol yang harus dipatuhi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi ke depan new normal detailnya harus luar biasa, tidak bisa standar seperti sekarang," ujarnya.
 
Baca:134 Proposal Riset Dapat Pendanaan Program Konsorsium Covid-19
 
Menurut Bambang, kunci protokol kesehatan dalam kondisi normal baru adalah menjaga jarak. Sikap ini tak hanya mesti diberlakukan di transportasi umum, tapi juga tempat keramaian.
 
Bambang menekankan dalam membuat protokol kesehatan itu harus meminta saran pakar, utamanya pakar epidemiologi. Protokol kesehatan diharapkan pula disusun lebih detail.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif