Kampus UGM, UGM/Humas.
Kampus UGM, UGM/Humas.

Polgov UGM Raih Hibah Penelitian NORHED Rp32 Miliar

Pendidikan inovasi Pendidikan Tinggi Riset dan Penelitian UGM
Citra Larasati • 22 Januari 2021 15:41
Jakarta:  Research Centre for Politics and Government (Polgov) Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) Fisipol UGM berhasil memenangkan hibah kompetisi Norwegian Program for Capacity Development in Higher Education and Research for Development atau “NORHED II: Call for Proposals”.  Hibah ini didanai oleh Norwegian Agency for Development Cooperation (NORAD). 
 
Proposal yang diajukan merupakan hasil kolaborasi Polgov DPP UGM dengan Norwegian University of Science and Technology (NTNU), Universitas Bangka Belitung, Universitas Nusa Cendana, Politeknik Negeri Pontianak dengan judul “Citizens Participations in Resource Governance and Sustainable Transition (Citres)". Program Citres ini berada dalam topik payung yang ditawarkan NORHED II yaitu “Climate Change and Natural Resources”. 
 
Ketua Research Centre for Politics and Government (PolGov) UGM, Nanang Indra Kurniawan yang juga merupakan Koordinator Program Citres menyampaikan, dalam hibah kompetisi NORAD menerima 199 pengajuan proposal. Namun, hanya 60 proposal yang berhasil terpilih dengan jumlah total yang diajukan sebesar 3,1 miliar Kroner Norwegia (NOK) atau setara Rp4,9 triliun.
 
Sementara program Citres yang diajukan Polgov DPP UGM menerima pembiayaan sebesar 20 juta NOK atau sekitar Rp32 miliar untuk jangka waktu selama selama enam tahun. Adapun kegiatan yang didukung meliputi pertukaran mahasiswa dan staf, beasiswa pendidikan S2 dan S3, riset, pengembangan kapasitas dan dukungan infrastruktur riset. 
 
"Sektor-sektor yang didalami dalam kegiatan riset Citres ini nantinya akan mencakup pertambangan, kehutanan, urban resources, perikanan dan maritim," jelasnya, Jumat, 22 Januari 2021.
 
Baca juga:  Analisa Dokter Alumnus UNS Soal Penyebab Meningkatnya Kasus Covid-19
 
Ia berharap dengan dilaksanakannya program ini dapat memberikan kontribusi besar terhadap sektor sumber daya alam. Program ini nantinya diharapkan mampu mendorong pengembangan pengetahuan yang terkait dengan keterlibatan masyarakat dalam perubahan iklim dan pengelolaan sumber daya alam di Indonesia. 
 
"Kolaborasi dengan Department of Geography NTNU beserta universitas partner di Indonesia diharapkan akan mendorong penguatan tradisi kolaborasi dalam produksi pengetahuan di tingkat global,” terangnya. 
 
Sementara itu Ketua Departemen Politik dan Pemerintahan (DPP) FISIPOL UGM, Abdul Gaffar Karim memberikan apresiasi atas capaian yang diraih DPP UGM. Menurutnya, keberhasilan menjadi bukti daya saing DPP UGM dalam kompetisi dan jejaring akademik di tingkat global.
 
 “Program ini adalah langkah besar untuk menguatkan jejaring internasional yang selama ini telah dikelola oleh DPP Fisipol UGM bersama perguruan tinggi di Norwegia," tuturnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif