Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Ogah Kerjakan PR, Ayah Diduga Aniaya Anak di Bekasi

Pendidikan kpai kekerasan anak Pembelajaran Daring
Arga sumantri • 04 Desember 2020 14:47
Jakarta: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam kekerasan yang dilakukan seorang ayah terhadap anak sambungnya yang masih berusia tujuh tahun. Teriakan sang anak terekam dalam video yang viral di media sosial, peristiwa dalam rekaman video tersebut diduga terjadi di kota Bekasi, Jawa Barat. 
 
"Diduga si anak kerap mendapatkan kekerasan fisik dari ayahnya ketika belajar online atau tidak mau mengerjakan tugas onlinenya," kata Komisioner KPAI bidang Pendidikan Retno Listyarti melalui keterangan tertulis, Jumat, 4 Desember 2020.
 
Retno mengatakan, anak usia tujuh tahun itu kemungkinan baru kelas 1 SD dan wajar jika mengalami kesulitan belajar daring. Kekerasan yang diterima si anak saat belajar, mengakibatkan anak korban makin sulit menerima pelajaran karena rasa cemas dan ketakutan saat belajar. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini juga bisa memicu anak tidak menyukai belajar ke depannya," ungkap Retno.
 
Baca: PTM, Guru Diminta Tidak Tancap Gas Sampaikan Materi
 
KPAI mengapresiasi kepolisian yang cepat tanggap dengan mendatangi rumah korban, meskipun ibu korban menolak melaporkan, sehingga berakhir damai. Padahal, kekerasan terhadap anak ini merupakan tindak pidana, baik dalam Undang-Undang (UU) Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun dalam UU Perlindungan Anak. 
 
"Seharusnya tidak damai, apalagi kekerasan ini kerap dilakukan oleh terduga pelaku;," ujar dia.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif