Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud, M Bakrun (kanan), Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan.
Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud, M Bakrun (kanan), Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan.

50 Persen SMK Miliki Kurang Dari 200 Siswa

Pendidikan Pendidikan Vokasi
Intan Yunelia • 30 April 2019 14:00
Jakarta: Dari total sekitar 14ribu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Indonesia, sebanyak separuhnya tidak memenuhi standar operasional keberlangsungan SMK. Salah satunya karena minim jumlah siswa, yakni kurang dari 200 orang.
 
“Bagaimana pun juga kalau siswa itu kurang dari 200 orang pembelajaran yang ada di sekolah juga relatif kurang. Dari 50 persen SMK itu jumlah siswanya kurang dari 200,” kata Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud, M Bakrun dalam diskusi 'Pengembangan SDM Pendidikan' di Gedung A Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin, 29 April 2019.
 
Kemendikbud terus menggenjot SMK-SMK untuk meningkatkan jumlah siswa. Sehingga proses belajar dan mengajar jauh lebih kondusif dan operasional berjalan maksimal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:146 Kurikulum SMK Sudah Sinkron dengan Industri
 
Selain masalah minimnya peserta didik, sebagian besar SMK pun banyak yang masih terakreditasi C, bahkan belum terakreditasi. Masih sebagian kecil SMK yang terakreditasi A dan B.
 
“Akreditasi C dan tak terakreditasi mungkin akan menjadi tantangan bagi kita semua nanti untuk meningkatkan yang C dan belum (terakreditasi). Tahun depan bisa dilakukan akreditasi,” paparnya.
 
Baca:Cetak Pengangguran Sejumlah Jurusan Diminta Kurangi Kelas
 
Bakrun menambahkan, kepemilikan SMK di Tanah Air saat ini masih didominasi oleh swasta. Dari total 14ribu SMK tersebut, 75 persen di antaranya merupakan sekolah swasta.
 
“Jumlah siswa saat ini sekitar lima juta, tahun ini yang ikut ujian 1,5 juta. Setiap tahun kenaikan jumlah siswa SMK sekitar 200ribu-an,” pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif