Hari Santri Nasional. Foto: Medcom.id
Hari Santri Nasional. Foto: Medcom.id

Hari Santri 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal, Tema, dan Sejarahnya

Renatha Swasty • 20 Oktober 2026 12:25
Ringkasnya gini..
  • Hari Santri Nasional diperingati pada Kamis, 22 Oktober 2026 dengan mengusung tema 'Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas'.
  • Kemenag menggelar berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari Expo Kemandirian Pesantren hingga Upacara Serentak pada 22 Oktober.
  • Penetapan Hari Santri merujuk pada peristiwa bersejarah pencetus Resolusi Jihad oleh KH Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945.
Jakarta: Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Tahun ini, peringatan Hari Santri jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia sekaligus mengapresiasi kontribusi pesantren dalam pembangunan bangsa.

Bagi Sobat Medcom yang ingin mengetahui tanggal peringatan, tema, sejarah, dan rangkaian kegiatan Hari Santri 2026, berikut informasi lengkapnya yang dilansir dari laman resmi Kemenag.

Peringatan Hari Santri 2026

Hari Santri Nasional 2026 diperingati pada Kamis, 22 Oktober 2026. Tanggal ini berlaku setiap tahun sebagai hari peringatan nasional berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri.

Kemenag menjadwalkan upacara Hari Santri secara serentak pada 22 Oktober 2026 pukul 07.00 waktu setempat. Upacara tersebut menjadi salah satu agenda utama untuk memperingati peran santri dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Tema Hari Santri 2026

Hari Santri 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema ini menekankan pentingnya kontribusi santri dalam menghadapi tantangan bangsa dan mempersiapkan masa depan Indonesia.

Frasa “Menguatkan Negeri” menggambarkan harapan agar santri menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Santri diharapkan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan, kreativitas, produktivitas, dan kemampuan beradaptasi.

Frasa “Menuju Indonesia Emas” merujuk pada cita-cita pembangunan Indonesia pada 2045. Pesantren diharapkan menjadi salah satu lingkungan pendidikan yang menyiapkan generasi berkarakter, berilmu, mandiri, dan berdaya saing.

Kemenag juga menekankan empat modal penting bagi santri, yakni ilmu yang mendalam, karakter yang kuat, tradisi yang berakar, serta keberanian untuk berinovasi.

Rangkaian Kegiatan Hari Santri Nasional 2026

  1. Surat Santri untuk Presiden (22 September-8 Oktober)
  2. Pesantren Award (22 September-24 Oktober)
  3. Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (30 September-6 Oktober)
  4. Santri Vision (2-20 Oktober)
  5. Halaqah Penguatan Ditjen Pesantren (8-9 Oktober)
  6. Mu'tamad Santri (14-15 Oktober)
  7. Festival Sarung dan Peci Santri (16 Oktober)
  8. Expo Kemandirian Pesantren (16-24 Oktober)
  9. Upacara Hari Santri (22 Oktober)
  10. Malam Bakti Santri untuk Negeri (24 Oktober)

Sejarah Hari Santri Nasional

Penetapan Hari Santri berkaitan erat dengan peran ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Salah satu peristiwa penting yang melatarbelakanginya adalah Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari bersama para ulama pada 22 Oktober 1945.

Resolusi Jihad menyerukan kewajiban mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman kembalinya kekuasaan kolonial. Seruan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong semangat perjuangan masyarakat, termasuk kalangan santri, dalam mempertahankan kemerdekaan.

Peristiwa tersebut memiliki kaitan historis dengan perjuangan rakyat dalam Pertempuran Surabaya pada November 1945. Peran ulama dan santri menjadi bagian penting dalam sejarah perlawanan terhadap upaya penjajahan kembali di Indonesia.

Pemerintah kemudian menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Sejak saat itu, tanggal tersebut diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi santri dan pesantren dalam sejarah serta kehidupan bangsa.

Peringatan Hari Santri 2026 diharapkan mendorong generasi muda untuk terus belajar, menjaga nilai-nilai keagamaan, mengembangkan keterampilan, serta berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, santri diharapkan mampu menjadi generasi yang menggabungkan kedalaman ilmu agama, penguasaan pengetahuan modern, karakter yang kuat, dan kepedulian terhadap masa depan Indonesia.
(Adinda Kinanthi)
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan