SNI Goes to Campus ke IPB.
SNI Goes to Campus ke IPB.

'SNI Goes to Campus' di IPB: Bocoran Skill Wajib Sebelum Lulus Kuliah

Citra Larasati • 06 Juni 2026 00:03
Ringkasnya gini..
  • Lewat program 'SNI Goes to Campus', Garudafood dan BSN edukasi mahasiswa IPB terkait tata kelola pangan berkelanjutan.
  • Pemahaman SNI jadi skill wajib mahasiswa agar siap bersaing dan tembus industri makanan dan minuman di masa depan.
  • Kolaborasi ini menargetkan generasi muda yang sadar mutu dan keamanan pangan sebelum terjun langsung ke dunia kerja.
Jakarta: Buat Sobat Medcom yang bercita-cita meniti karier di industri Food and Beverage (F&B), paham soal standar mutu adalah harga mati. Menjawab tantangan tersebut, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) bersama Badan Standardisasi Nasional (BSN) turun gunung memberikan edukasi langsung lewat program ‘SNI Goes to Campus’ di Institut Pertanian Bogor (IPB University).
 
Sinergi strategis antara BSN, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta Garudafood ini rencananya bakal roadshow menyambangi berbagai perguruan tinggi di Indonesia sepanjang tahun 2026. Target utamanya mencetak generasi muda yang sadar mutu dan punya daya saing tinggi di bursa kerja.
 
Di hadapan ratusan mahasiswa Jurusan Teknologi Pangan IPB University, Head of Q-SHE & MFG Innovation Garudafood, Bangun Raharjo, blak-blakan membagikan pengalaman empirisnya. Ia membongkar praktik terbaik penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang sesungguhnya di rantai produksi pabrik berskala raksasa.

"Standar bukan hanya tentang memenuhi persyaratan dan regulasi, tetapi tentang membangun disiplin, konsistensi, dan kepercayaan sehingga menjadi budaya kerja yang dijalankan setiap hari. Karena itu, kami percaya mahasiswa yang memahami pentingnya standardisasi sejak dini akan memiliki kesiapan lebih baik untuk masuk ke dunia industri, yang kemudian berkembang dengan berkontribusi pada produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing," ujar Bangun Raharjo dikutip dari siaran pers, Jumat, 5 Juni 2026

Lebih dari Sekadar Aturan Lab

Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap mutu, Garudafood rupanya sudah curi start menerapkan SNI pada produk biskuitnya sejak 2014 silam, jauh sebelum regulasi mewajibkannya. Bagi perusahaan, standardisasi adalah investasi jangka panjang untuk menjaga konsistensi kualitas, memenangkan trust atau kepercayaan konsumen, dan bikin produk lokal makin tangguh di pasaran.
 
Momen tatap muka di kampus ini juga dimanfaatkan untuk menggaungkan isu food safety (keamanan pangan) kepada sivitas akademika. Garudafood menekankan pentingnya sistem ketertelusuran yang jelas, di mana produk pangan bisa dilacak secara transparan mulai dari asal-usul bahan baku hingga jalur distribusinya.
 
Perguruan tinggi dinilai memegang peran krusial sebagai agen perubahan. Hal ini diamini langsung oleh Direktur Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran IPB University, Prof. Dr. Ir. Yulin Lestari. Ia menyoroti betapa pentingnya mengintegrasikan aspek standardisasi ke dalam kurikulum agar lulusan tidak gagap saat terjun ke industri yang sesungguhnya.
 
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Kerja Diseminasi Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian BSN, Nindya Malvins Trimadya, memberikan apresiasi penuh terhadap keterlibatan sektor industri yang secara langsung menjemput bola ke kampus-kampus.
 
"Keterlibatan perusahaan seperti Garudafood membuktikan bahwa penerapan standar bukan hanya urusan laboratorium, tetapi menyentuh seluruh aspek operasional bisnis. Ini pesan yang perlu diterima mahasiswa sedini mungkin," ungkapnya.
 
Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 13.000 SNI yang aktif. Namun, pemerataan penerapannya, terutama di level industri kecil dan menengah, masih jadi pekerjaan rumah bersama. Oleh karena itu, pendekatan edukasi langsung dari praktisi ke mahasiswa dinilai sebagai hack jitu untuk membangun ekosistem industri yang bertanggung jawab, transparan, dan mendukung penuh ketahanan pangan nasional di masa depan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA