Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti. Medcom.id/Ilham Pratama Putra

Kemendikbudristek Matangkan Persiapan Olimpiade Ilmu Komputer di Yogyakarta

Ilham Pratama Putra • 24 Juni 2022 22:21
Jakarta: Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti, Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi, dan Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) melakukan audiensi dengan Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Pertemuan untuk membahas kompetisi International Olympiad in Informatics (IOI) ke-34 di Indonesia.
 
“Kita ingin memantik semangat anak-anak Indonesia semakin maju dalam bidang informatika. Kita juga ingin Indonesia lebih dikenal di negara lain, budayanya yang begitu luar biasa. Apalagi daerah tempat pelaksanaannya juga luar biasa yaitu di Yogyakarta,” ujar Suharti dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juni 2022.
 
Sri Sultan Hamengkubuwono X menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap kompetisi IOI ke-34. Kompetisi bakal berlangsung pada 7-15 Agustus 2022.
 
“Kami harap dengan kegiatan level internasional ini, kami dapat memperkenalkan dan mengharumkan budaya-budaya unik Indonesia kepada dunia Internasional. Ke depannya, diharapkan juga adanya lebih banyak kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar dia.
 
Sementara itu, Asep menjelaskan IOI merupakan kompetisi ilmu komputer paling bergengsi untuk peserta didik sekolah menengah di seluruh dunia. Kompetisi ini adalah salah satu dari sembilan Olimpiade Sains Internasional yang rutin diadakan setiap tahun.  
 
“Nantinya, peserta didik akan bersaing dalam kompetisi algoritma bergengsi untuk mengasah keterampilan informatika seperti analisis masalah, desain algoritma dan struktur data, pemrograman, dan pengujian,” tutur Asep.
 
Dia menyebut tujuan kegiatan IOI ialah untuk menemukan, mendorong, dan mengetahui bakat siswa sekolah menengah di bidang Informatika. Serta membina hubungan internasional yang baik antara ilmuwan komputer dan pendidik informatika.  
 
“Setiap negara akan dibentuk dalam satu tim yang terdiri dari kurang lebih empat kontestan yang dipilih oleh masing-masing negara yang akan berpartisipasi untuk mewakili negara mereka,” papar Asep.  
 
Baca: Puspresnas Beri Pesan Penting untuk Peserta Kontes Robot Indonesia 2022

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif