Bagi-bagi buku gratis untuk pemudik, di Stasiun Gambir, Jakarta, Kemendikbud/BKLM.
Bagi-bagi buku gratis untuk pemudik, di Stasiun Gambir, Jakarta, Kemendikbud/BKLM.

Kemendikbud Bagi-bagi Buku Gratis ke Pemudik

Pendidikan kemampuan literasi Mudik Lebaran 2019
Intan Yunelia • 28 Mei 2019 10:24
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membagikan buku bacaan gratis kepada para pemudik melalui program bertajuk Mudik Asyik Baca Buku yang bekerja sama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI). Cara ini salah satu upaya meningkatkan minat baca masyakarat.
 
“Kami membagikan buku bacaan gratis di pusat atau titik keberangkatan para pemudik. Dengan harapan para pemudik mendapatkan hiburan dengan membaca buku selama perjalanan ke kampung halaman,” kata Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kemendikbud, Dadang Sunendar, di Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019.
 
Pembagian buku gratis ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Mulai dari 27 Mei hingga 29 Mei 2019. Ada lima lokasi yang dibagikan buku bacaan secara cuma-cuma.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di antaranya, Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Terminal Bus Kampung Rambutan, Terminal Bus Kalideres, dan terakhir Terminal Bus Pulo Gebang.
 
Masing-masing lokasi disiapkan 1.000 buku untuk dibagikan kepada para pemudik. Buku-buku tersebut merupakan sumbangan dari Direktorat Pembinaan PAUD, Ditjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Kemendikbud, sebanyak 500 buku. Tidak hanya buku, direktorat tersebut juga memberikan sekitar 500 CD lagu-lagu nusantara.
 
Baca:Banyak Negara Gagal Terapkan Literasi Digital
 
“Hari ini merupakan hari pertama pelaksanaan bagi-bagi buku bacaan gratis kepada para pemudik. Kami berharap dapat memberikan dampak positif dan terus dilakukan pada tahun mendatang,” ujar Dadang.
 
Menurutnya, buku-buku bacaan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi penerima buku, tetapi juga bermanfaat bagi saudara-saudaranya di kampung halaman. “Dengan buku bacaan gratis yang dibagikan tersebut, kami juga berharap dapat bermanfaat bagi keluarga di kampung halaman, mereka juga dapat membaca buku bacaan itu,” ucap Dadang.
 
Sementara itu, Ketua Umum IKAPI, Rosidayati Rozalina, mengatakan, program bagi-bagi buku bacaan gratis yang baru pertama kali dilakukan ini, merupakan kegiatan yang sangat positif dalam mendukung Gerakan Literasi Nasional.
 
“Kegiatan ini sangat mendukung gerakan literasi. Dengan kegiatan bagi-bagi buku bacaan gratis ini dapat mendorong buku tersebar hingga ke pelosok,” tutur Rosidayati.
 
Ia berharap tahun mendatang dapat lebih banyak lagi buku bacaan gratis dibagikan kepada masyarakat melalui momen mudik seperti saat ini. “Tahun depan akan kita buat lebih matang lagi dan lebih banyak lagi buku dibagikan kepada para pemudik,” pungkasnya.
 
Selain itu, Perpustakaan Nasional menyumbangkan sekitar 1.500 buku, dan penerbit yang tergabung dalam IKAPI seperti Gramedia, Intan Pariwara, Mizan, Erlangga, Amalia, dan sebagainya, juga menyumbangkan buku-buku bacaan gratis.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif