Rektor UI, Muhammad Anis. Medcom.id/Intan Yunelia.
Rektor UI, Muhammad Anis. Medcom.id/Intan Yunelia.

Mahasiswa Vokasi UI Wajib Dua Semester di Industri

Pendidikan Pendidikan Vokasi
Intan Yunelia • 14 Agustus 2019 18:52
Jakarta:Rektor Universitas Indonesia (UI), Muhammad Anis mendorong lulusan vokasi UI tak hanya mengandalkan ijazah lulusan D3 Vokasi UI saja. Lulusan vokasi UI dituntut memiliki keahlian khusus yang tersertifikasi.
 
“Selain punya ijazah vokasionalnya, tapi juga mempunyai sertifikat keterampilan tertentu yang standar nasional dan ditambah lagi kemungkinan pelatihan-pelatihan yang berstandar internasional. Jadi dia punya lebih dari satu sertifikat ijazah sebagai lulusan vokasi plus sertifikat keterampilannya,” kata Anis kepada Medcom.id, Jakarta, Rabu 14 Agustus 2019.
 
Keahlian khusus yang dimaksud, kata Anis, berkaitan erat dengan pekerjaan yang digelutinya. Ada bukti sertifikasi dia sebagai pekerja profesional yang diakui skill dan kemampuannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Misalnya memahami permasalahan pajak nanti sertifikatnya khusus pajak. Atau tentang pariwisata kan banyak. Apa dia mau masuk yang meng-handle restoran atau manajemen hotelnya. Itu kan ada sertifikat masing-masing enggak bisa sertifikat pariwisata secara global. Jadi harus ada yang spesifik nanti dia pilih. Ini yang kita galakkan ke depan,” ujar Anis.
 
Baca:Menkominfo Berharap Perguruan Tinggi Jadi Pionir Transformasi IT
 
Untuk membentuk keahlian khusus itu, sepertiga masa studi mahasiswa dihabiskan untuk praktik kerja di lapangan. Sebelum mereka kembali ke kampus untuk menyelesaikan tugas akhir.
 
“Kita galakkan sekarang bagaimana dia mengembangkan kurikulum dua tahun atau tiga semester di kampus kemudian dua semester di industri terus balik lagi satu semester untuk membuat karya akhir,” tuturnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif