Romo Markus Yumartana. SJ (kanan) menyambut kedatangan Gus Abdul Kodir (kanan) saat kunjungan keliling Gereja Katedral Jakarta, MI/Pius Erlangga.
Romo Markus Yumartana. SJ (kanan) menyambut kedatangan Gus Abdul Kodir (kanan) saat kunjungan keliling Gereja Katedral Jakarta, MI/Pius Erlangga.

Pendidikan Toleransi Jadi Tantangan

Pendidikan hari toleransi internasional
Antara • 16 November 2018 20:05
Jakarta:Survei kedaiKOPI mendapati tingginya pendidikan formaltidak selalu membuat seseorang menjadi lebih toleran dalam bermasyarakat. Untuk itu,pendidikan toleransi menjadi tantangan saat ini, terutama di tengah situasipolarisasi politik yang semakin menguat.
 
"Tantangan hari ini adalah bagaimana kita bisa mengajarkan toleransi,karena jika melihat data, justru tingkat pendidikan formal serta lingkunganperkotaan yang memungkinkan seseorang berinteraksi dengan orang yangberbeda latar belakang tidak mempengaruhi tingkat toleransi seseorang,"kata peneliti KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo, dalam rilis survei memperingati hari toleransi sedunia, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 16 November 2018.
 
Menurut Kunto, pendidikan toleransi harus menjadi kajian yang mendesak, terutamadi era polarisasi politik yang semakin meruncing di Indonesia.Dalam survei yang dirilis oleh KedaiKOPI mendapati, tingkat toleransi wargamasyarakat yang tidak tamat SD, sebesar 2,31 dari penghitungan dengan skala1 - 5 lebih.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jumlah ini lebihtinggi dibandingkan tamatan SD, SMP, SMA, Diploma/Sarjana,maupun S2/S3. Survei mendapati, untuk responden yang tamat SD maupunsederajat, skor toleransi yang didapatkan 2,25.
 
Tingkat toleransi kembalimenurun pada responden tamat SMP atau sederajat dengan skor 2,12, diikutidengan responden yang tamat SMA dengan skor 2,10.Sementara, tingkat toleransi pada tamatan Diploma/Sarjana meningkat denganskor 2,17 dan diikuti oleh tamatan S2/S3 dengan skor 2,18.
 
Survei nasional KedaiKOPI tentang toleransi dilakukan di 34 propinsi pada12-27 Maret 2018 terhadap 1.135 responden dengan responden berusia 17tahun ke atas atau sudah menikah. Survei dilakukan dengan menggunakan teknikmultistage randomsamplingdanmargin of error2,97 persen. Surveidilakukan dengan wawancara tatap muka.
 
Lihat Video:
 

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi