Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Potensi Lonjakan Kasus Covid-19 Pascalebaran, PTM Terbatas Bisa Berubah

Pendidikan Virus Korona Sekolah Pembelajaran Daring Pembelajaran Tatap Muka Idulfitri 2021
Ilham Pratama Putra • 17 Mei 2021 18:45
Jakarta:  Sejumlah pakar memprediksi, pascalebaran atau Idulfitri 2021, kasus covid-19 akan melonjak kembali. Hal ini membuat rencana penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas terancam batal digelar.
 
Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nizam menyebut, PTM terbatas harus disesuaikan dengan kondisi terkini perkembangan kasus covid-19.  Sehingga, kebijakan PTM terbatas yang rencananya sudah digelar di seluruh sekolah dan kampus pada Juli 2021 mungkin saja dapat berubah.
 
"Karena pandemi belum sepenuhnya berlalu, kebijakan PTM sifatnya harus dinamis, terus dipantau dan disesuaikan dengan perkembangan terkini di lapangan," kata Nizam kepada Medcom.id, Senin 17 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pun jika tetap berjalan, pelaksanaanya harus dilakukan dalam protokol kesehatan yang sangat ketat. Harus ada kesadaran saling menjaga bagi seluruh warga perguruan tinggi.
 
"Pelaksanaannya harus betul-betul disiplin dengan protokol yang ketat. Harus ada kesadaran dari semua pihak untuk menjaga protokol. Tidak hanya selama di kampus tapi juga di luar kampus," tutupnya.
 
Baca juga:  Vaksinasi Dosen di Sejumlah Kampus Hampir 100 Persen
 
Sebelumnya, Epidemiolog Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono memprediksi akan terjadinya lonjakan kasus covid-19 usai Lebaran. Bahkan dia menyebut hal ini sebagai potensi tsunami kasus covid-19.
 
Pandu menuturkan, lonjakan kasus covid-19 yang terjadi di sejumlah provinsi bukan lagi sekadar alarm. Tapi, harus bersiap untuk kemungkinan kondisi yang lebih buruk ke depannya akibat peningkatan kasus covid-19.
 
Menurut dia, Indonesia hanya tinggal menunggu giliran akan mengalami tsunami covid-19. Beberapa negara di dunia sudah mengalami lonjakan kasus yang signifikan.
 
"Ini bukan alarm, kita harus siap siaga semua negara sudah mengalami lonjakan kok. Malaysia sudah, Thailand sudah, kan tinggal sebentar lagi Indonesia, kan tinggal nunggu giliran dari India terus negara tetangganya Nepal, Bangladesh, Malaysia, Thailand, nah Indonesia ini sebentar lagi habis lebaran ya kita siap-siap," ujar Pandu.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif