Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Ilustrasi kuliah. Medcom.id

Mau Daftar Transfer Kredit Internasional? Perhatikan Mekanisme Seleksi ICT 2022

Pendidikan pendidikan Beasiswa Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 06 Mei 2022 15:23
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek) membuka pendaftaran Program Transfer Kredit Internasional (ICT) 2022. Program ini memungkinkan mahasiswa mengambil program studi (prodi) yang sama atau lintas prodi di universitas luar negeri yang bermitra dengan kampusnya.
 
Mahasiswa yang mendaftar bakal diseleksi oleh perguruan tinggi. Selanjutnya, perguruan tinggi  menyerahkan nama-nama hasil seleksi lewat proposal ke Kemendikbudristek.
 
Kementerian menentukan sejumlah mekanisme yang mesti dijalankan perguruan tinggi saat menyeleksi mahasiswa. Berikut mekanisme seleksi proposal Program ICT 2022.
  1. Seleksi mahasiswa calon peserta diselenggarakan oleh perguruan tinggi masing- masing
  2. Calon peserta wajib melampirkan curriculum vitae dan transkrip akademik
  3. Melampirkan sertifikat kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL, IELTS, TOEIC, DUOLINGO, atau sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang  dikeluarkan oleh perguruan tinggi) atau sertifikat kemampuan bahasa asing lainnya
  4. Seleksi meliputi tahap desk evaluation dan tahap wawancara
  5. Wawancara dilaksanakan bagi mahasiswa calon peserta yang lulus tahap seleksi desk evaluation
  6. Kriteria wawancara meliputi sikap, prestasi akademik, dan kemampuan bahasa
  7. Kelulusan mahasiswa calon peserta diumumkan paling lambat 1 minggu setelah proses wawancara
Mekanisme seleksi bagi perguruan tinggi calon penerima bantuan:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penilaian kelayakan proposal oleh tim kerja berdasarkan komponen penilaian dan bobot sebagai berikut:

1. Kelengkapan proposal dan potensi keterlaksanaan kegiatan (80 persen)

  1. Surat Pernyataan tidak sedang menjalani sanksi dari Kementerian
  2. Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi atau permasalahan
  3. hukum
  4. Keputusan pembentukan Kantor Urusan Internasional (KUI) atau unit sejenis
  5. Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) atau Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement)
  6. Learning Agreement yang telah ditandatangani oleh perguruan tinggi pengirim dan perguruan tinggi mitra di luar negeri
  7. Bukti komunikasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri
  8. Sertifikat akreditasi program studi
  9. Bukti cetak sebagai mahasiswa aktif di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti)
  10. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris atau sertifikat kemampuan bahasa asing lainnya; dan
  11. Surat penerimaan dari perguruan tinggi mitra di luar negeri/LoA

2. Rasionalitas RAB (20 persen)

Setiap proposal dinilai paling sedikit oleh dua orang dari tim kerja.

3. Hasil penilaian

Hasil penilaian akan dipaparkan, disepakati, dan dituangkan dalam berita acara penilaian pada sidang pleno tim kerja.

4. Keputusan akhir

Keputusan akhir hasil seleksi ada pada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
 
Sobat Medcom yang tertarik dengan program ini sudah bisa mendaftar. Perguruan tinggi sudah dapat mengajukan proposal daring melalui https://bit.ly/UnggahProposal-ICT2022.
 
Baca: Kemendikbudristek Buka Program Transfer Kredit Internasional 2022
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif