Jakarta: Universitas Brawijaya (UB) naik peringkat dalam pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. UB menempati peringkat ke-14 secara nasional dengan peningkatan pada seluruh lima indikator THE WUR 2027 dibandingkan edisi 2026.
UB bergerak dari urutan ke-33 menjadi ke-14, atau naik 19 tempat. UB mencatat perpindahan ke atas terbesar di antara 35 kampus Indonesia yang memperoleh peringkat pada kedua edisi.
Wakil Rektor I UB, Imam Santoso, mengatakan capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat universitas secara menyeluruh. Peningkatan pada seluruh indikator menjadi salah satu bukti keberhasilan sejumlah program strategis untuk mendorong seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya terbaik dalam memajukan UB.
Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika, tenaga kependidikan, dan kolaborasi dalam berbagai program Bersama mitra strategis UB.
“Kami berkomitmen memperkuat kualitas pendidikan, riset, inovasi, tata kelola, serta kemitraan nasional dan internasional agar kemajuan universitas memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendapat pengajuan di level internasional,” ujar Imam dikutip dari laman prasetya.ub.ac.id.
Pada peringkat dunia, UB tercatat dalam rentang 1401–1600 pada 2027, naik dari tahu lalu pada peringkat 1501+. Hasil ini menempatkan UB di peringkat kedelapan bersama (enam perguruan tinggi) secara nasional berdasarkan kelompok peringkat THE WUR 2027.
UB kini berada dalam rentang yang sama dengan BINUS, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, IPB University, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Indikator industri UB meningkat 7,4 poin, dari 36,2 menjadi 43,6, menjadi kenaikan terbesar dalam poin. Orientasi internasional bertambah 7,3 poin, dari 43,8 menjadi 51,1, sekaligus menjadi skor tertinggi UB.
Lingkungan riset meningkat 7,1 poin, dari 13,3 menjadi 20,4, atau tumbuh sekitar 53,4 persen dibandingkan skor awal. Kualitas riset naik 6,8 poin, dari 23,7 menjadi 30,5. Sementara itu, pengajaran meningkat 2,4 poin, dari 24,9 menjadi 27,3. Pada kualitas riset, kenaikan UB sebesar 6,8 poin.
Di antara tujuh kampus Indonesia dalam rentang dunia 1401-1600 pada 2027, skor orientasi internasional UB sebesar 51,1. Ketua GPR UB, Hendrix Setyawan, menekankan pentingnya membaca capaian pemeringkatan melalui perubahan skor dan perbandingan dengan kampus sejawat.
“Data menunjukkan kemajuan UB berlangsung pada kelima indikator. Untuk evaluasi, kami perlu membaca perubahan urutan nasional bersama perubahan skor dan kelompok peringkat dunia. Perbandingan dengan kampus sejawat membantu mengidentifikasi kekuatan UB pada orientasi internasional sekaligus ruang pengembangan pada lingkungan dan kualitas riset,” ujar Hendrix.
Perkembangan ini terjadi ketika jumlah kampus Indonesia yang memperoleh peringkat dalam data yang dianalisis bertambah dari 35 menjadi 42 kampus. Peningkatan seluruh indikator menjadi bukti utama kemajuan skor UB di tengah bertambahnya peserta.
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan