Dewan Penasehat Universitas Pertamina, Djoko Santoso. Tangkapan layar.
Dewan Penasehat Universitas Pertamina, Djoko Santoso. Tangkapan layar.

Kampus Dituntut Berperan Atasi Kompleksitas Sosial dengan Teknologi

Pendidikan iptek Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 28 Oktober 2020 13:49
Jakarta: Dewan Penasehat Universitas Pertamina, Djoko Santoso mengatakan salah satu peran perguruan tinggi ialah memecahkan kompleksitas sosial di masyarakat. Saat ini, teknologi bisa menjadi alat pemecahan masalah tersebut.
 
"Peran perguruan tinggi dan dosen sangat besar. Dan terobosan teknologi kita pahami jalannya cepat sekali, jadi di sini peran perguruan tinggi adalah mengembangkan lulusan yang adaptif dan mampu mengiplementasi teknologi di masyarakat," kata Djoko dalam orasi ilmiah sidang terbuka wisuda Universias Pertamina secara virtual, Rabu 28 Oktober 2020.
 
Menurutnya, dengan teknologi, berbagai masalah di masyarakat akan mudah dipecahkan. Masuknya ilmu pengetahuan teknologi (Iptek) dalam perguruan tinggi harus menjadi keunggulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita ingin masukkan iptek jadi budaya baru, jadi keluaran mahasiswanya memiliki kemampuan iptek terbarukan dan sumber daya manusianya profesional. Jadi budaya baru selalu tumbuh untuk menyelesaikan kendala baru," terang dia.
 
Baca:Nadiem Dorong Pemuda Jadi Motor Perubahan
 
Selain masalahan sosial, permasalahan ke depan yang kerap muncul ada di bidang sumber daya alam. Lulusan perguruan tinggi harus memiliki kesadaran dalam mengelola alam.
 
"Sebetulnya alam tidak butuh kita untuk diurus, kita lah yang butuh mereka. Karena itu kita harus pintar mengelola itu, kita butuh orang cerdas menggunakan iptek," lanjut Djoko.
 
Menurutnya, kesulitan-kesulitan baru masih akan terus muncul. Untuk itu dia berharap perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang memiliki adaptasi teknologi tersebut.
 
"Ini misi perguruan tinggi, harus mengisi kemampuan berpikir dan menjawab kompleksitas dari masyarakat kita. Teknologi dapat menjadi alat bagi kita. Semakin tinggi kesulitannya maka harus semakin tinggi adaptasi teknologi yang harus kita punya," tutup dia.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif