Ketua Komisi X Syaiful Huda (kiri). Dokumentasi Pribadi
Ketua Komisi X Syaiful Huda (kiri). Dokumentasi Pribadi

Anggaran POP Disarankan Dialihkan Atasi Masalah PJJ

Pendidikan Kebijakan pendidikan Merdeka Belajar
Muhammad Syahrul Ramadhan • 30 Juli 2020 21:00
Jakarta: Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda menyarankan anggaran Program Organisasi Penggerak (POP) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dialihkan membantu permasalahan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Anggaran POP senilai Rp595 miliar itu dianggap lebih baik dipakai menyubsidi ponsel pintar dan kuota internet.
 
"Untuk anak-anak peserta didik di daerah-daerah yang mengalami kesulitan menyangkut soal ini (PJJ)," kata Huda dalam diskusi publik di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Menurut Huda, Mendikbud Nadiem Makarim tak perlu memaksakan POP dijalankan tahun ini. Terlebih, banyak suara yang menyarankan agar POP ditunda, bahkan dibatalkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tetapi kelihatannya Mendikbud ingin tetap melaksanakan. Ini menurut saya dikasih Rp100 miliar juga sudah cukup bagus," terang Huda.
 
Huda mengatakan, anggaran POP sejatinya dirancang untuk menghadapi situasi normal, bukan masa krisis pandemi virus korona (covid-19) seperti sekarang. Makanya, kata dia, anggaran POP memerlukan penyesuaian. Bagi Huda, bila POP tetap dijalankan tahun ini, cukup dianggarkan Rp100 miliar.
 
Baca:Nadiem: NU, Muhammadiyah, PGRI Insyallah Kita Bersatu Lagi
 
"Rp495 miliar mendingan dipakai untuk mensubsidi kuota dan pembelian smartphone untuk anak-anak peserta didik di daerah-daerah," ujar politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
 
Huda menekankan, tujuan POP sebenarnya untuk meningkatkan kapasitas guru, kepala sekolah dan tenaga pendidikan. Sekali lagi, program ini dirancang untuk situasi normal.
 
"Tiba-tiba akan dilaksanakan pada darurat pandemi covid-19, mau tidak mau. Bahkan wajib hukumnya skemanya harus berbeda dari desain awal karena memang dilaksanakan suasanan normal," ujarnya.

 

(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif