Dekan Fakultas Ilmu tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sururin. Foto: Tangkapan layar.
Dekan Fakultas Ilmu tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sururin. Foto: Tangkapan layar.

Fakultas Tarbiyah UIN Jakarta Terdepan dalam Pendidikan Inklusif

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 11 September 2020 21:03
Jakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatulah Jakarta menjadi fakultas terdepan dalam pendidikan inklusif. Dekan FITK UIN Jakarta Sururin menyebut pihaknya mendapatkan bintang lima atas pendidikan yang inklusif berdasarkan rangking dunia versi lembaga pemeringkatan Quacquarelli Symonds (QS) 2019.
 
"Saat kami mengajukan QS ranking, satu-satunya yang kami dapatkan adalah bintang lima untuk pendidikan inklusifitas," ujar Sururin dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) FITK secara daring, Jumat, 11 September 2020.
 
Dia menyebut prestasi tersebut bisa dicapai karena UIN Jakarta tidak pernah membedakan kelompok tertentu dalam pendidikan. Utamanya, urusan gender.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Karena UIN tidak membedakan jenis kelamin, atau kelompok antar dosen dan mahasiswa, bahkan saat ini banyak pimpinan dekan juga perempuan," sambungnya.
 
Baca:UI dan University of British Columbia Siap Berkolaborasi
 
Menurutnya, integritas ini pula yang harus dijaga oleh sivitas akademika. Termasuk mahasiswa baru yang saat ini masuk dalam fakultas tertua di UIN Jakarta itu.
 
"Sejak berdiri 1957 kita berintegritas dalam keilmuan, saling mencintai dan belajar bersama untuk tidak membedakan satu sama lain," ungkap Sururin.
 
Sebab, kata dia, perbedaan tidak akan mengantarkan lulusan UIN Jakarta menjadi manusia yang unggul. Tantangan zaman ke depan ialah bagaimana antar sesama bisa berkolaborasi.
 
"Berkolaborasi menjadi poin penting. Kita bisa kompetitif, namun bergerak bersama menciptakan potensi dan keunggulan. Di sini kita dilatih untuk profesional dan bergerak bersama dalam keilmuan," tutur Surunin.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif