SPCP IPDN. DOK
SPCP IPDN. DOK

Pendaftaran IPDN 2026 Dibuka: Syarat Nilai, Dokumen, dan Jadwal Seleksi

Renatha Swasty • 18 Agustus 2026 17:04
Ringkasnya gini..
  • Kemendagri resmi membuka pendaftaran SPCP IPDN 2026 secara daring melalui portal SSCASN BKN mulai 18 hingga 30 Agustus 2026.
  • Pelamar wajib berijazah SMA/MA dengan usia 16–21 tahun per 1 Januari 2026 serta nilai rata-rata ijazah minimal 73,00 (afirmasi 65,00).
  • Tahapan seleksi mencakup administrasi, SKD, Tes Bahasa Inggris, Tes Kesehatan, Psikotes, hingga Pantukhir sampai November 2026.
Jakarta: Impian menjadi bagian dari Abdi Negara dan Perwira Pamong Praja kembali terbuka lebar bagi putra-putri Tanah Air. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah merilis ketentuan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2026.
 
Pendaftaran seleksi sekolah kedinasan bergengsi ini diselenggarakan serentak mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026. Kesempatan emas ini tentu menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh ribuan lulusan SMA/MA di seluruh penjuru Tanah Air.
 
Seluruh proses pendaftaran awal dilakukan secara terpusat dan online melalui portal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN) di laman sscasn.bkn.go.id. Para pendaftar diimbau mempersiapkan seluruh dokumen dengan baik sejak dini.

Bagi Sobat Medcom yang berencana mendaftar, memenuhi kualifikasi serta persyaratan administrasi menjadi kunci utama untuk lolos seleksi berkas. Oleh karena itu, pastikan untuk menyimak seluruh rincian aturan agar peluang kelulusan semakin terbuka lebar.
 
Namun, sebelum membahas lebih lanjut mengenai persyaratan dan cara daftarnya, yuk simak terlebih dahulu apa itu SPCP IPDN berikut ini. 

Apa Itu SPCP IPDN?

Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) merupakan jalur resmi terpusat untuk mengikuti pendidikan tinggi kedinasan di bawah Kemendagri. Melalui seleksi ini, pendaftar bersaing secara transparan untuk memperebutkan kursi pendidikan kedinasan pemerintah. 
 
Lulusan SMA/MA yang lolos akan dididik menjadi kader pamong praja siap rekat di instansi pusat maupun daerah. Pembinaan intensif ini bertujuan mencetak aparatur yang berintegritas, profesional, dan berjiwa melayani. 

Tata Cara Pendaftaran SPCP IPDN 2026

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN BKN. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
  1. Akses laman resmi https://sscasn.bkn.go.id/
  2. Buat akun SSCASN Sekolah Kedinasan Tahun 2026
  3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan
  4. Pilih Sekolah Kedinasan (IPDN), isi biodata, serta unggah dokumen persyaratan administrasi sesuai format dan ukuran yang ditentukan
  5. Periksa kembali resume pendaftaran, lalu cetak bukti pendaftaran
  6. Tunggu proses verifikasi dokumen administrasi oleh panitia

Persyaratan Umum Peserta

Berdasarkan dokumen resmi SPCP IPDN 2026, calon pendaftar wajib memenuhi kriteria umum sebagai berikut:
  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berusia minimal 16 (enam belas) tahun dan maksimal 21 (dua puluh satu) tahun per 1 Januari 2026
  3. Tinggi Badan pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm

Persyaratan Administrasi

Pendaftar harus memenuhi persyaratan dokumen dan latar belakang pendidikan sebagai berikut:
  1. Berijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA) dengan catatan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Paket C tidak diperkenankan mendaftar
  2. Nilai rata-rata Ijazah untuk pendaftar umum minimal 73,00 dan pendaftar afirmasi yang berasal dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya minimal 65,00
  3. Nilai Mata Pelajaran Bahasa Inggris minimal 75,00 pada Ijazah/Surat Keterangan Lulus (kecuali pendaftar asal 6 Provinsi Papua)
  4. Bagi lulusan luar negeri, wajib mendapatkan pengesahan/penyetaraan dari kementerian yang membidangi urusan pendidikan dasar dan menengah
  5. Bagi lulusan tahun 2026 yang belum menerima ijazah, dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL) yang mencantumkan nilai akhir kelas XII, ditandatangani Kepala Sekolah/pejabat berwenang, serta dicap/distempel basah

Ketentuan Domisili

Peserta berdomisili minimal 1 (satu) tahun di Kabupaten/Kota pada Provinsi tempat mendaftar (dibuktikan dengan KK, KTP-el, atau KIA bagi yang belum 17 tahun).
 
Bagi peserta yang berdomisili kurang dari 1 tahun, dapat mendaftar jika:
  1. Bersekolah SMA/MA di Kabupaten/Kota tempat kelulusan; atau
  2. Orang tua kandung berasal dari Kabupaten/Kota tempat pendaftaran (dibuktikan Akta Kelahiran orang tua)
  3. Orang tua kandung bertugas di Kabupaten/Kota tempat pendaftaran (dibuktikan Surat Tugas/Penempatan terakhir)

Dokumen Lainnya

  1. Melampirkan surat keterangan Orang Asli Papua (OAP) yang ditandatangani Ketua/Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) dan distempel basah
  2. Pakta Integritas Tahun 2026
  3. Wajib memiliki e-mail aktif
  4. Pasfoto berwarna ukuran 4x6 cm, latar belakang merah, menghadap ke depan, tidak memakai kacamata, dan mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih polos

Persyaratan Lainnya dan Ketentuan Bebas Ikatan

Selain administrasi, pendaftar juga harus memenuhi kualifikasi fisik dan rekam jejak berikut:
  1. Tidak sedang terlibat kasus pidana atau pernah dipidana
  2. Tidak bertato/bekas tato. Bagi pria, tidak bertindik/bekas tindik di telinga atau bagian tubuh lainnya (kecuali ketentuan agama/adat)
  3. Tidak menggunakan kacamata/lensa kontak
  4. Belum pernah menikah, serta bagi wanita belum pernah hamil/melahirkan
  5. Belum pernah diberhentikan sebagai Praja IPDN atau mahasiswa perguruan tinggi lain secara tidak hormat

Kewajiban dan Ketentuan Calon Praja Lulus

Peserta yang dinyatakan lulus sebagai Calon Praja IPDN wajib menyetujui ketentuan berikut:
  1. Tidak diperkenankan mengundurkan diri (jika mengundurkan diri, wajib mengembalikan biaya seleksi yang telah disetorkan ke kas negara)
  2. Sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan
  3. Bersedia diangkat menjadi CPNS/PNS dan ditugaskan/ditempatkan di seluruh wilayah NKRI
  4. Bersedia ditempatkan di seluruh kampus IPDN selama proses pembelajaran
  5. Bersedia mentaati segala peraturan Tata Kehidupan Praja IPDN
  6. Apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen persyaratan, pendaftar dinyatakan gugur

Jadwal Pelaksanaan Seleksi

  1. Pendaftaran Online dan Pembuatan Akun SSCASN: 18-30 Agustus 2026
  2. Verifikasi Dokumen Persyaratan Administrasi: 18 Agustus-1 September 2026
  3. Pengumuman Hasil Verifikasi Administrasi: 2-3 September 2026
  4. Masa Sanggah: 4-5 September 2026
  5. Jawab Masa Sanggah: 4 -6 September 2026 
  6. Pengumuman Pasca Masa Sanggah: 7-8 September 2026
  7. Pembayaran PNBP SKD BKN: 11-15 September 2026
  8. Pengumuman Jadwal, Lokasi, Sesi SKD & Cetak Kartu Ujian: 18-21 September 2026 
  9. Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): 22 September-7 Oktober 2026
  10. Pengumuman Hasil SKD: Oktober 2026
  11. Verifikasi Faktual Tahap I & Gladi Simulasi Tes Bahasa Inggris: Oktober 2026
  12. Pelaksanaan Tes Kemampuan Bahasa Inggris: Oktober 2026
  13. Pengumuman Verifikasi Faktual Tahap I & Tes Bahasa Inggris: Oktober 2026
  14. Pelaksanaan Tes Kesehatan Tahap I: Oktober 2026
  15. Pengumuman Hasil Tes Kesehatan Tahap I: Oktober 2026
  16. Gladi & Pelaksanaan Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran: Oktober 2026
  17. Pengumuman Hasil Tes Psikologi, Integritas, dan Kejujuran: Oktober 2026 
  18. Pantukhir (Verifikasi Faktual II, Kesehatan II, Kesamaptaan, Antropometri & Wawancara): Oktober-November 2026
  19. Pengumuman Kelulusan Akhir & Registrasi Calon Praja: November 2026
Kemendagri menegaskan seluruh proses seleksi SPCP IPDN tidak dipungut biaya selain PNBP SKD resmi. Apabila ada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan tertentu, hal tersebut dipastikan merupakan tindakan penipuan.
 
Sobat Medcom, itulah informasi mengenai persyaratan SPCP IPDN 2026 yang akan segera dibuka. Yuk persiapkan fisik, mental, dan dokumen persyaratanmu dari sekarang! (Talitha Islamey)
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan