Ilustrasi. Foto:  Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim

LTMPT: Jumlah Peserta Tunanetra di UTBK-SBMPTN 2020 Melonjak

Pendidikan beasiswa osc SNMPTN/SBMPTN 2020
Ilham Pratama Putra • 09 Juni 2020 08:08
Jakarta: Jumlah peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020 di kelompok disabilitas tunanetra melonjak dibandingkan tahun sebelumnya. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) pun terpaksa menyisir ulang kevalidan data disabilitas tersebut, karena peningkatan jumlah peserta tersebut dinilai tidak wajar.
 
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo menuturkan kejadian menarik sepanjang dibukanya pendaftaran UTBK-SBMPTN sejak 2 Juni 2020 lalu. Yakni banyaknya jumlah peserta yang keliru saat memasukkan data disibilitasnya, yakni peserta nonberkebutuhan khusus namun terdaftar di sesi peserta tunanetra.
 
"Kesalahan ini jangan diulang. Entah sengaja atau tidak sengaja, ada adik-adik yang nontunanetra dalam artian normal penglihatannya, itu kok mendaftar di sesi tunanetra," kata Budi, dalam Live Instagramdi akun @osc_medcom, Senin 8 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:UTBK-SBMPTN, Siswa IPA Boleh Daftar Prodi 'IPS'
 
Pihaknya mengaku kewalahan atas kesalahan input data tersebut, karena jumlah peserta UTBK-SBMPTN tunanetra yang terdaftar ini jumlahnya tak wajar. "Biasanya satu Indonesia itu hanya sekitar 70-an peserta tunanetra, tapi ini kok sudah mencapai 400-an peserta. Ya terpaksa kita konfirmasi ulang, kalau ternyata tidak tunanetra maka terpaksa kita pindahkan langsung ke lokasi ujian nontunanetra," jelas Budi.
 
Hal ini membuat panitia LTMPT pun terpaksa kerja ekstra untuk melakukan konfirmasi langsung ke peserta tersebut. Konfirmasi ulang penting dilakukan, mengingat peserta tunanetra atau orang yang mengalami gangguan penglihatan membutuhkan alat bantu khusus untuk mengikuti UTBK-SBMPTN.
 
Sehingga ketersediaan fasilitas dan layanan harus disesuaikan dengan jumlah pesertanya. "Kan kami di sesi tunanetra harus menyediakan fasilitas komputer khusus, ruangan khusus, dan sebagainya," lanjut dia.
 
Awalnya pihak LTMPT ingin langsung membatalkan kepesertaan pendaftar yang melakukan kesalahan saat pengisian data tersebut. Namun hal itu diurungkan, sehingga peserta hanya dipindahkan sesuai kategorinya.
 
Baca juga:KIP Kuliah Terkendala, Pendaftaran UTBK Alumni Madrasah Terhambat
 
Ke depan, ia meminta para peserta lebih teliti dan cermat dalam pengisian data pendaftaran UTBK-SBMPTN. "Ya itu menjadi kendala kita sejak pendaftaran dibuka 2 Juni kemarin. Masih ada lagi yang kendala kecil-kecil lainnya, seperti lupa password tapi sudah kita berikan fasilitas untuk klik tombol 'lupa password'. Ya ke depan lebih teliti lagi, karena kalau sudah final data sudah tidak bisa diubah," tegas Budi.
 
Sebelumnya, pendaftaran UTBK-SBMPTN 2020 telah dibuka sejak 2 Juni dan akan ditutup pada 20 Juni 2020. Sedangkan pelaksanaan UTBK akan digelar pada 5-12 Juli di 74 lokasi UTBK yang dapat dipilih peserta sesuai dengan jarak terdekat dari domisilinya.
 
Untuk diketahui, statistik pendaftaran UTBK-SBMPTN 2020 mencatat jumlah peserta yang telah memilih lokasi Pusat UTBK hingga Senin, 8 Juni 2020 pukul 20.00 WIB jumlahnya mencapai 574.072 peserta. Kemudian jumlah peserta selesai proses pendaftaran (cetak kartu) sebanyak 461.716 peserta yang terbagi menjadi 359.621 peserta reguler dan 102.095 peserta KIP Kuliah.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif