NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: MI/Sumaryanto Bronto
Ilustrasi. Foto: MI/Sumaryanto Bronto

Sekolah Diliburkan Akibat Virus Korona

SMAN 49 Jakarta Beri Tugas Siswa Hingga Diskusi Daring

Pendidikan Virus Korona
Muhammad Syahrul Ramadhan • 17 Maret 2020 16:57
Jakarta: Sekolah di DKI Jakarta mulai menerapkan pembelajaran di rumah sesuai dengan instruksi Gubernur Anies Baswedan menutup sekolah selama dua pekan. Salah satunya SMAN 49 Jakarta yang menerapkan belajar daring dengan cara memberi tugas hingga melakukan diskusi daring atau online.
 
SMA yang terletak di kecamatam Jagakarasa ini menyesuaikan jadwal pembelajaran dengan dengan KBM yakni 45 menit perjam pelajaran. Untuk pembelajarannya, Kepala Sekolah 49 Jakarta Sofiah Riski menjelaskan, sekolahnya menggunakan dua metode, yakni daring dan semi daring yang bahan ajaranya sudah disiapkan oleh masing-masing guru.
 
“Kami menggunakan WA, aplikasi SI Pintar, QUIZIIZ, e-mail, Schoologi. Guru menyiapkan bahan ajar/tugas dan siswa mengerjakan di rumah, diperiksa oleh guru mapel (mata pelajaran) dan diberi nilai,” jelas Sofiah kepada Medcom.id, Jakarta, Selasa, 17 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Belajar di Rumah Harus Dibarengi Bekerja Dari Rumah
 
Kegiatan belajar daring dari rumah ini dilakukan mulai kelas X sampai kelas XII. Khusus kelas XII materi yang diberikan khusus untuk persiapan Ujian Nasional (UN).
 
“Kelas XII guru menyiapkan latihan soal yang akan di-UN kan. Walau belum tahu kapan UN SMA akan dilaksanakan di Provinsi DKI,” terangnya.
 
Sementara untuk kelas X dan XI lebih ke tugas individu yang harus dikerjakan dan dikumpulkan. Tidak menutup kemungkinan untuk model pembelajaran diskusi.
 
“Tugas individu untuk hari ini sesuai jadwal mata pelajaran. Hari pertama Diskusi tentang Covid 19. Diskusi online semua siswa memberikan pendapat,” ungkapnya.
 
Untuk pengawasan dari pihak orang tua atau wali murid, Sofiah mengatakan pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran. Dengan begitu orang tua juga turut andil dalam pengawasan kegiatan belajar anaknya di rumah. Selain itu juga, siswa wajib memberikan foto ketika belajar ke sekolah sebagai bukti mengikuti pembelajaran.
 
“Kami minta orang tua untuk melakukan pengawasan kegiatan siswa melalui surat edaran sekolah sesuai SE dari Disdik No 16/2020 . Sebagian orang tua ada yang bekerja, sehingga tidak semua orang tua dapat mendampingi saat belajar di rumah,” tandasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif