Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Mahasiswa Disebut Hanya Sibuk Berswafoto Ketika Turun ke Desa

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 02 Juli 2020 14:46
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyoroti kegiatan belajar mahasiswa yang turun ke masyarakat di desa-desa. Namun, kegiatan turun langsung ke lapangan itu masih belum dimaksimalkan untuk benar-benar melakukan kegiatan bina desa.
 
"Selama ini pelajar kita mahasiswa kota itu ke desa bukan tulus membantu desa. Banyak yang ke desa itu datang hanya untuk selfie," kata Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus Kemendikbud, Samto, dalam konferensi video, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Samto mengatakan para mahasiswa seharusnya bisa mendalami pembelajaran yang lebih kontekstual saat datang ke desa. Para mahasiswa juga harus bisa memberikan pemahaman kritis pada masyarakat desa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Membuat warga belajar untuk paham masalah mereka sendiri, memahami kritis dan bangkit dari masalahnya," lanjut Samto.
 
Baca:Daerah Masih Bingung Konsep Merdeka Belajar
 
Samto mencontohkan, ketika mahasiswa fakultas pertanian turun ke sebuah desa yang mengalami kekeringan, target kegiatan seharusnya mampu membangun kebutuhan air di desa tersebut. "Namun hal ini tak pernah terwujud atau berjalan baik," terang dia.
 
Ia pun menduga banyak mahasiswa pertanian akhirnya tidak menjadi petani karena tidak bisa memahami realitas yang terjadi.
 
"Realitas desa kan tidak muluk-muluk juga. Ilmu ini yang harus kita tumbuhkan, hingga mahasiswa kita benar-benar memberi dampak," ungkapnya.
 

(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif