NEWSTICKER
Kepala Pusat Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global LPEM UI Mohammad Dian Revindo (kiri) dan  Wakil Kepala Bidang Penelitian di LPEM FEB UI (kanan) Kiki Verico. Foto: Medcom.id/ Muhammad Syahrul Ramadhan
Kepala Pusat Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global LPEM UI Mohammad Dian Revindo (kiri) dan Wakil Kepala Bidang Penelitian di LPEM FEB UI (kanan) Kiki Verico. Foto: Medcom.id/ Muhammad Syahrul Ramadhan

LPEM UI Perkuat Kerja Sama Indonesia-Jepang

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 12 Februari 2020 15:53
Jakarta: Lembaga Penelitian Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Universitas Indonesia menggelar seminar internasional untuk memperkuat kerja sama Indonesia dan Jepang. Adapun tema yang diusung adalah Inspiring The World: An International Cooperation Framework of Two Countries toward 2045.
 
Kepala Pusat Kajian Iklim Usaha dan Rantai Nilai Global LPEM UI, Mohammad Dian Revindo menjelaskan, seminar ini memproyeksikan peluang kerja sama antara Indonesia dan Jepang dalam kurun waktu 25 tahun ke depan yang bisa saling menguntungkan kedua negara yang sudah dimulai sejak 2018 lalu.
 
Selain itu, misi lain yang diusung dari seminar ini adalah menginpirasi negara lain agar melakukan kerja sama antarnegara di regional Asia Tenggara ataupun Asia. Pasalnya, Indonesia sudah 60 tahun menjalin kerja sama dengan Jepang, dimulai sejak 1958 dan terus berjalan sampai sekarang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Teranyar, kerja sama itu menghasilkan Moda Raya Terpadu atau MRT. “Isu dari kerja sama Indonesia dan Jepang adalah memotivasi atau menginspirasi negara-negara dalam regional ini untuk terus bekerja sama, agar bisa terus terlibat dalam kerja sama kegiatan ekonomi yang saling menguntungkan,” kata Revindo dalam konfrensi pers seminar internasional di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu,12 Februari 2020.
 
Wakil Kepala Bidang Penelitian di LPEM FEB UI, Kiki Verico menambahkan, saat ini Indonesia mencoba menggali sejumlah peluang kerja sama yang diproyeksikan memiliki sejumlah nilai. Yakni, nilai demokrasi, kesatuan dan persatuan, serta kebebasan yang bertanggung jawab.
 
“Ini tiga nilai, yang sedang ingin kita bagikan ke dunia melalui partnership antara Indonesia dan Jepang,” jelasnya.
 
Lebih lanjut, terkait seminar ada tiga prinsip utama ditekankan di area Indo-pasifik, di antaranya kebebasan, inklusif, dan keterbukaan. Ia menyebut, tiga nilai tersebut merupakan payung utama yang harus digunakan dalam kerja sama antardua negara.
 
“Nilai-nilai ini kita titik beratkan. Ketiga value ini koheren bergerak dengan spirit ASEAN berdasarkan prinsip multilateral, kedaerahan yang terbuka, kemudian berharap kerja sama ini dapat meningkatkan stabilitas ekonomi, kesejahteraan, keamanan juga kohesi sosial,” jelasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif