Pendidikan karakter merupakan upaya menanamkan sebuah kebiasaan, nilai, dan cara pandang terhadap suatu hal kepada anak (Foto:MI/Sumaryanto)
Pendidikan karakter merupakan upaya menanamkan sebuah kebiasaan, nilai, dan cara pandang terhadap suatu hal kepada anak (Foto:MI/Sumaryanto)

Tantangan Pendidikan Karakter Lebih dari Hanya Sekadar Hafal Pancasila

Pendidikan pendidikan anak Pendidikan Karakter Penguatan Pendidikan Karakter Berita Kemendikbud
Gervin Nathaniel Purba • 24 November 2020 12:44
Jakarta: Peran orang tua dan guru dalam menanamkan pendidikan karakter kepada anak merupakan hal penting. Anak akan meniru sikap yang ditunjukkan orang dewasa dalam menyikapi sesuatu.
 
"Sikap orang dewasa menjadi contoh dan akan diingat. Mereka akan melakukan nantinya," ujar Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Iwan Syahril, pada program Newsline Metro TV.
 
Penerapan pendidikan karakter bukan hanya teori semata. Apalagi, sekadar hafal Pancasila. Secara teori, anak-anak sudah paham. Namun, praktiknya tidak selalu berhasil karena mereka mencontoh sikap dari orang tua, guru, dan masyarakat sekitar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau hafal Pancasila dari sila pertama hingga sila kelima, bisa. Tapi diharapkan kita menjiwai, ketika masa krisis dan mengambil keputusan, agar tidak cenderung semena-mena," ujar Iwan.
 
Hingga saat ini, Kemendikbud terus mengampanyekan gerakan profil pelajar Pancasila dengan tujuan menciptakan pelajar yang menjiwai nilai-nilai Pancasila. 
 
Kampanye itu bertujuan menghasilkan pelajar Indonesia yang berakhlak mulia, mempertahankan budaya luhur, lokalitas, dan identitas. Juga memiliki kemampuan gotong royong, pelajar mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
 
Pendidikan karakter memberikan sebuah fondasi kepada anak agar dalam jangka panjang anak bisa berkembang secara holistik sesuai kodratnya, kodrat alam, dan tantangan pada zamannya. Hal ini selaras dengan fokus Presiden Joko Widodo pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).
 
"Pendidikan karakter itu akan menghasilkan kebijaksanaan. Sebuah investasi jangka panjang," ujarnya.
 
Psikolog Anak Saskhya Aulia Prima juga sependapat bahwa peran orang dewasa sangat penting dalam menerapkan pendidikan karakter kepada anak. Dalam hal ini, orang tua dihadapkan pada tantangan besar dalam memberikan contoh. Sebab, kesuksesan pertumbuhan anak berasal dari lingkungan keluarga.
 
Menanamkan pendidikan karakter kepada anak merupakan sebuah tantangan besar juga. Sebab, hal ini berupaya bagaimana menanamkan sebuah kebiasaan, nilai, dan cara pandang terhadap suatu hal.
 
"Pendidikan karakter sangat penting untuk menghadapi masa depan. Kalau dilihat sekarang, enggak bisa ditebak. Banyak banget aspek kecerdasan atau pengetahuan. Hal ini juga bisa membantu anak agar mampu survive (bertahan) pada masa mendatang," ucap Saskhya.
 
Tantangan Pendidikan Karakter Lebih dari Hanya Sekadar Hafal Pancasila
 
(ROS)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif