Kampus UNS.  MI/Ferdinand.
Kampus UNS. MI/Ferdinand.

Kelas Internasional UNS Buka Pendaftaran Gelombang Kedua

Pendidikan Pendidikan Tinggi Jalur Mandiri Perguruan Tinggi UNS
Citra Larasati • 21 Juli 2021 08:24
Jakarta:  Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali memperluas kesempatan untuk bisa kuliah di kampus benteng pancasila ini dengan membuka gelombang kedua program kelas internasional. Program ini ditawarkan bagi mahasiswa program sarjana tahun akademik 2021/2022.
 
UNS membuka kelas internasional untuk program studi (prodi) S1 Akuntansi dan Prodi S1 Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis(FEB). Kelas Internasional UNS ini merupakan program pendidikan tingkat sarjana yang berkolaborasi dengan Curtin University Perth Australia.
 
Kurikulum kelas internasional ini hampir sama dengan program reguler, yang membedakan adalah proses pembelajaran yang sepenuhnya menggunakan Bahasa Inggris. Mahasiswa juga berkesempatan untuk mengikuti pertukaran pelajar, summer course, program double degree, visiting professor dan event internasional lainnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pastinya mahasiswa akan mendapatkan pengalaman pendidikan di luar negeri dan juga mendapat pengakuan internasional,” terang Kaprodi Akuntansi FEB UNS, Agung Nur Probohudono.
 
Meskipun kelas ini bercorak internasional namun Agung memastikan bahwa kelas ini tidak didesain untuk menjadi kelas eksklusif. “Kami akan membentengi mahasiswa dari sikap yang tidak mencerminkan jati diri bangsa. Jargon-jargon yang fokus pada kearifan lokal juga akan kita tanamkan, seperti memayu hayuning bawana, urip hanguripi, agar bisa diimplementasikan para mahasiswa di kelas internasional ini,” tegasnya.
 
Baca juga:  UNS Buka Program Kelas Internasional, Ini Ketentuannya
 
Sementara itu Kaprodi SI Ekonomi Pembangunan FEB UNS, Bhimo Rizky Samudro menyampaikan aspek yang dilihat di seleksi Kelas Internasional UNS ini meliputi potensi akademik, kemampuan berbahasa Inggris dan juga kepribadian peserta melalui tes wawancara.
 
“Pada informasi yang telah di-share, kita memang tidak mencantumkan berapa score TOEFL atau IELTS nya. Kita berkeinginan agar yang lolos di seleksi ini bukan hanya yang mempunyai kemampuan Bahasa Inggris yang bagus, namun juga memiliki kemampuan dalam bidang akademik dan dari sisi kepribadiannya. Dengan konsep seleksi demikian diharapkan kita mendapatkan input yang baik,” papar Bhimo.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif