Ilustrasi. Foto: Dok UIN Jakarta.
Ilustrasi. Foto: Dok UIN Jakarta.

Mahasiswa Peserta Program Kampus Merdeka Pejuang Muda Bakal Diganjar 20 SKS

Pendidikan Pendidikan Tinggi Kampus Merdeka Perguruan Tinggi Mahasiswa
Ilham Pratama Putra • 17 September 2021 20:50
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) meluncurkan program Kampus Merdeka Pejuang Muda.
 
Dalam program ini, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan para mahasiswa bakal diganjar 20 SKS. Dengan syarat, dalam satu semester mereka membantu menangani masalah sosial.
 
"Program ini meliputi pemetaan masalah, identifikasi solusi, formulasi terbaik, merencanakan sumber daya, dan mengarahkan peran serta masyarakat," ujar Risma dalam webinar peluncuran Program Kampus Merdeka Pejuang Muda, Jumat, 17 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para mahasiswa akan diterjunkan langsung ke daerah yang membutuhkan bantuan. Para mahasiswa juga akan mempelajari kondisi masyarakat seperti penyebab kemiskinan.
 
Selain itu, para mahasiswa bakal diminta mencari solusi dalam bentuk program pengentasan kemiskinan di daerah tersebut. Mahasiswa yang menjalankan program ini bakal diberikan pendanaan.
 
Baca: World Bank: Efektivitas Belajar Anak Indonesia Selama PJJ Hanya 40%
 
"Mahasiswa juga akan diberikan dana untuk bagaimana menyiapkan program di situ menyiapkan dengan masyarakat dan tokoh agama dan tokoh masyarakat," kata Risma.
 
Mahasiswa, kata Risma, turut diajarkan merancang digital campaign. Kemensos bakal bekerjasama dengan platform Kitabisa untuk memandu para mahasiswa.
 
Para mahasiswa juga akan diberikan pembelajaran mengenai komunikasi dan publikasi dari para influencer dan content creator. Sehingga, mahasiswa belaja belajar melakukan transparansi program sekaligus berkampanye.
 
"Program ini untuk mendorong agar para mahasiswa dapat memahami kondisi riil di Indonesia. Mahasiswa juga dapat memberikan solusi serta membuat campaign yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat," tutur dia.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif