Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Universitas Jember, Zulfikar saat memakaikan jaket almamater kepada mahasiswa baru Universitas Jember. Foto/Dok.Unej.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Universitas Jember, Zulfikar saat memakaikan jaket almamater kepada mahasiswa baru Universitas Jember. Foto/Dok.Unej.

7.848 Mahasiswa Baru Unej Dibekali Pelatihan Bela Negara

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 19 Agustus 2019 19:18
Jakarta: Rektor Universitas Jember (Unej), Mohammad Hasan hari ini, Senin 19 Juli 2019 melantik 7.848 mahasiswa baru Universitas Jember angkatan 2019 di Stadion Universitas Jember. Mahasiswa baru ini terdiri dari 7.177 mahasiswa jenjang sarjana dan 711 mahasiswa diploma.
 
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Universitas Jember, Zulfikar mengatakan, mahasiswa baru nanti akan mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) yang dilaksanakan dari tanggal 19 Agustus hingga 23 Agustus 2019 di masing-masing fakultas. Kegiatan PKKMB akan dilanjutkan dengan Pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang diadakan di Secaba Rindam V Brawijaya.
 
Khusus untuk Kampus Bondowoso, Lumajang dan Pasuruan, maka kegiatan Pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan bekerjasama dengan Kodim setempat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kegiatan PKKMB dimaksudkan membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan dunia kampus yang berbeda dengan masa sekolah di SMA. Sementara kegiatan Pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan diharapkan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air sekaligus membentengi mahasiswa baru dari bahaya radikalisme, serta narkoba,” ujar Zulfikar, dalam siaran pers yang diterimaMedcom.id,Senin 19 Agustus 2019.
 
Zulfikar menyebutkan, mahasiswa tersebut lulus dari jalur masuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) Diploma, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Se-Besuki Raya (SBMPTBR), Alih jenis jenjang diploma ke sarjana, dan jalur Afirmasi mahasiswa asal Papua dan daerah 3T.
 
Baca:Mantan Napiter Beberkan Ciri-ciri Mahasiswa Terpapar Radikalisme
 
Animo pendaftar melalui SNMPTN mencapai 21.663 siswa, SBMPTN 40.173 siswa, Jalur PMDK Diploma 624 siswa, Jalur SBMPTBR 19.298 siswa dan dari jalur Alih Jenis jenjang Diploma ke sarjana 100 siswa.
 
Secara keseluruhan dari semua jalur masuk, ada 81.901 peminat yang ingin kuliah di Kampus Tegalboto. Namun hanya 10,87 persen saja atau 8.903 mahasiswa yang diterima di tahun ini.
 
"Dari jumlah tersebut 7.948 calon mahasiswa baru melakukan registrasi ulang. Namun data ini belum mencakup mahasiswa baru Program Pascasarjana,” kata Zulfikar.
 
Ia menyampaikan bahwa Universitas Jember memiliki empat kampus, di Tegalboto Jember, di Bondowoso, Lumajang dan yang terbaru di Pasuruan. Di kampus Bondowoso terdapat 363 mahasiswa baru, sementara di kampus Lumajang ada 111 mahasiswa baru, dan kampus Pasuruan menerima 85 mahasiswa baru.
 
“Tahun ini Universitas Jember juga menerima 29 orang mahasiswa baru dari jalur Afirmasi Mahasiswa asal Papua dan Daerah 3T. Sementara untuk mahasiswa asing ada delapan orang, mereka berasal dari Pattani, Thailand sebanyak tujuh orang dan satu orang dari Madagaskar,” ujarnya.
 
Tak hanya itu, ia berpesan kepada mahasiswa baru Universitas Jember untuk memanfaatkan kesempatan menuntut ilmu di perguruan tinggi ini. Karena tidak semua anak bangsa bisa mendapatkan kesempatan untuk bisa berkuliah di PTN yang berkualitas.
 
“Mari jadikan Kampus Tegalboto, sebagai kawan candradimuka penempaan Anda dalam rangka menggali ilmu sesuai bidangnya masing-masing, sebab anda calon penerus bangsa Indonesia,” paparnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif