Student Visit and Discussion di UKDW.  Foto/Dok.UKDW.
Student Visit and Discussion di UKDW. Foto/Dok.UKDW.

UKDW dan Leibniz University Jajaki Kerja Sama Kesehatan Masyarakat

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 14 Agustus 2019 15:11
Jakarta:Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menyelenggarakan acara Student Visit and Discussion dengan tema ‘Health Behavior in Indonesia. Acara tersebut turut menggandeng rombongan dari Leibniz University Jerman.
 
Dosen Leibniz University, Andreas Kurschat mengatakan, kunjungan ke UKDW dilakukan untuk saling berdiskusi antara dua institusi mengenai permasalahan kesehatan di masyarakat. Leibniz berencana menggandeng UKDW untuk proyek kesehatan ke depan.
 
Rombongan dari Leibniz University yang hadir terdiri dari delapan siswa dan satu dosen pendamping. Sebelum berkunjung ke UKDW, Leibniz University telah melakukan studi lapangan di Kampung Tambak Lorok, Semarang, Jawa Tengah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dari studi lapangan tersebut kami menyimpulkan bahwa penduduk kampung tersebut tidak menggunakan septic tank, mereka menggunakan sungai sebagai toilet. Diperlukan pengelolaan untuk fasilitas sanitasi yang baik serta pengolahan feses menjadi pupuk dan biogas,” kata Andreas di siaran pers yang diterima Medcom.id, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
Di kesempatan yang sama, Dosen Fakultas Kedokteran UKDW, Teguh Kristian Perdamaian menjelaskan, pada umumnya kesadaran akan pentingnya kesehatan publik terutama sanitasi di masyarakat pinggiran masih rendah.
 
Baca:UKDW Terima Kunjungan Marburg University Jerman
 
“Masih banyak masyarakat kelas bawah yang kurang mendapatkan pendidikan mengenai kesehatan maupun informasi tentang pelayanan kesehatan. Kebanyakan dari mereka memeriksakan diri pada saat kondisi sudah akut,” ujar Teguh.
 
Menurutnya, banyak juga kendala yang ditemukan. Salah satunya masalah keuangan sehingga banyak dari mereka yang menunda untuk konsultasi ke tenaga medis.
 
Diperlukan program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang intensif untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat.
 
“Serta mengembangkan upaya kesehatan bersumber masyarakat sehingga tercipta lingkungan yang kondusif untuk mendorong terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat,” pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif