Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Kemenristekdikti, Ismunandar, Medcom.id/Citra Larasati.
Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Kemenristekdikti, Ismunandar, Medcom.id/Citra Larasati.

Tahun Ini Beasiswa ADik Gandeng PTS

Pendidikan beasiswa Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 07 Mei 2019 14:46
Jakarta: Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) tahun 2019 memperluas cakupan, Penerima beasiswa ADik tidak hanya diberi kebebasan memilih kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN), namun juga Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang bermitra dengan program ini.
 
“Tahun ini juga dimungkinkan kuliah di PTS tertentu. Tahun-tahun sebelumnya hanya di PTN,” kata Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Kemenristekdikti, Ismunandar saat dihubungi Medcom.id, Selasa, 7 Mei 2019.
 
Selain itu, calon peserta beasiswa ADik bisa mendaftar melalui seleksi SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), dan Jalur Mandiri tahun 2019 ini. Calon mahasiswa nanti bisa memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan pilihannya, baik PTN maupun PTS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dalam seleksi nanti ada pilihan PTN dan PTS, peserta tinggal memilih,” ujar Ismunandar.
 
Baca:2.000 Beasiswa Kuliah Disiapkan untuk Anak 3T dan Papua
 
Ismunandar mengatakan, bahwa penambahan pilihan perguruan tinggi pada beasiswa ADik ini sudah melalui pertimbangan yang matang. Banyaknya permintaan dari calon mahasiswa yang ingin masuk ke PTS berkualitas.
 
“Pertimbangan tahun ini ke PTS karena untuk memperluas pilihan dan kita juga mewadahi keinginan PTS untuk turut berkontribusi,” tutur Ismunandar.
 
Perlu diketahui, beasiswa ADik merupakan kesempatan belajar di Perguruan Tinggi (PT) bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat. Kesempatan ini untuk siswa yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan akses pendidikan.
 
Program ADik merupakan bentuk keberpihakan pemerintah untuk membantu perguruan tinggi mencari dan menjaring calon mahasiswa dari daerah Papua dan Papua Barat serta daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T).
 
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) bersama Perguruan Tinggi sebagai pengelola dan penyelenggara pendidikan. Pemerintah menyediakan biaya pendidikan, biaya hidup, dan pembinaan atau pembimbingan belajar secara khusus, agar mahasiswa peserta program beasiswa ADik dapat menyelesaikan pendidikan tinggi dengan tuntas dengan hasil yang baik di Perguruan Tinggi terbaik.
 
Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menyediakan 2.000 beasiswa kuliah bagi putra dan putri Papua, Papua Barat, dan daerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal) lewat Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) tahun ini. Kurangnya akses Pendidikan tinggi di daerah 3T masih menjadi kendala dalam pemerataan pendidikan.
 
Prosedur Pendaftaran Program ADik
 
1. Bagi Peserta LULUS SNMPTN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)
 
2. Bagi Peserta SBMPTN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id) dengan menyertakan nilai UTBK. Bagi yang lulus SBMPTN akan diikutsertakan sebagai calon peserta program ADik sesuai dengan program studi yang dipilih pada SBMPTN.
 
3. Bagi Peserta LULUS PMDK-PN mendaftar secara mandiri ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)
 
4. Peserta Tes ADik didaftarkan oleh pemerintah daerah (kabupaten/kota) ke sistem ADik melalui laman (https://adik.ristekdikti.go.id)

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif