Nadiem Makarim di Newsline Metro TV.
Nadiem Makarim di Newsline Metro TV.

Nadiem Beberkan Isu-isu Pendidikan yang Akan Dibahas Dalam KTT G20

Pendidikan pendidikan KTT G20 Kebijakan pendidikan Nadiem Makarim
Ilham Pratama Putra • 26 November 2021 19:07
Jakarta: Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022 di Bali. Permasalahan pendidikan juga akan dibahas oleh para pemimpin dunia di konferensi tersebut.
 
Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim mengatakan, ada beberapa topik pendidikan yang akan dibahas dalam KTT G20. Salah satunya adalah pemerataan akses pendidikan.
 
"Topik-topiknya pemerataan akses pendidikan, pemanfatatan teknologi, penguatan solidaritas, kerja sama dan juga masa depan pascapendemi," kata Nadiem dalam NewsLine MetroTV, Jumat, 26 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari topik-topik tersebut, Nadiem mengungkapkan akan memberikan gambaran kepada dunia, jika pendidikan Indonesia memiliki kualtias yang baik. Indonesia memiliki masa depan yang jelas untuk generasi penerusnya.
 
"Kami yakin di G20 kami akan membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah, bahwa kita punya daya inovasi yang sangat tinggi," terangnya.
 
Dengan begitu dia berharap, nantinya Indonesia tidak lagi dipandang sebagai negara berkembang. Melainkan negara yang punya kekuatan.
 
"Tapi sebagai negara super power, bahkan satu hari bisa menjadi panutan dalam dunia pendidikan," sambungnya.
 
Pihaknya pun juga telah membentuk tim khusus untuk menghadiri KTT G20 tersebut. Nadiem juga akan secara khusus mengirimkan dua orang pejabatnya.
 
Baca juga:  Nebeng Bus ke Lokasi HGN 2021, Nadiem Bikin Puluhan Guru Histeris
 
Dua orang itu ialah, Dirjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK), Iwan Syahril dan Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Anindito Aditomo atau Nino. Keduanya kata Nadiem akan menjadi pemimpin education working group pada ajang tersebut.
 
Nadiem pun yakin akan kapasitas keduanya. Nadiem menyebut mereka telah menunjukkan kiprah luar biasa di dunia pendidikan.
 
"Keduanya punya pengalaman internasional yang luar biasa, Mas Iwan itu juga mencetuskan program seperti Guru Penggerak dan Mas Nino yang mencetuskan program seperti Asesmen Nasional," tutupnya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif