Ilustrasi: MI/Gino Hadi
Ilustrasi: MI/Gino Hadi

Animo Meningkat, 62.955 Satuan Pendidikan Bakal Terapkan Kurikulum Merdeka

Pendidikan Sekolah Kurikulum Pendidikan Kurikulum Kurikulum Merdeka
Citra Larasati • 20 April 2022 15:14
Jakarta:  Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengapresiasi tingginya animo satuan pendidikan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Hingga Rabu, 20 April 2022 tercatat sebanyak 62.955 satuan pendidikan sudah mendaftar sebagai peserta dalam implementasi Kurikulum Merdeka. 
 
Direktur Jenderal (Dirjen) GTK Iwan Syahril dalam sambutannya di  Seri Webinar Implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar mengapresiasi langkah-langkah pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam bentuk seri webinar. Menurutnya, langkah tersebut dapat memperkaya pengetahuan dan menyamakan visi bersama dalam mewujudkan transformasi pendidikan di Indonesia.
 
Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan Kemendikbudristek dalam mengatasi krisis pembelajaran yang diperparah adanya pandemi covid-19. Krisis pembelajaran meningkatkan kesenjangan pembelajaran antarwilayah dan antarkelompok sosial ekonomi serta mengakibatkan hilangnya pembelajaran (learning loss).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Untuk menjawab krisis pembelajaran tersebut, Kemendikbudristek meluncurkan Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar pada Jumat, 11 Februari 2022 lalu. Arah kebijakan Kurikulum Merdeka lebih fokus pada materi yang esensial, struktur kurikulum yang lebih fleksibel, dan memberikan keleluasan bagi guru untuk menggunakan berbagai perangkat ajar sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta didik,” jelas Iwan dalam keterangan persnya, Rabu, 20 April 2022.
 
Iwan juga menuturkan bahwa penyelenggaraan Seri Webinar Implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar diharapkan dapat memberikan dukungan bagi para guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah untuk memperoleh pemahaman terkait Kurikulum Merdeka secara menyeluruh. 
 
“Ini merupakan salah satu upaya untuk saling belajar dan berbagi antarsesama guru dan pendidik yang sejatinya harus tumbuh menjalar di dalam diri guru masing-masing, tumbuh untuk menjadi seorang pembelajar sepanjang hayat sehingga mampu memberikan layanan pembelajaran yang optimal bagi peserta didik,” terangnya.
 
Direktur Guru Pendidikan Dasar, Kemendikbudristek, Rachmadi Widdiharto mengatakan, seri webinar ini dapat menjadi wahana berbagi praktik baik bagi kepala sekolah dan guru-guru yang telah melaksanakan atau mengimplementasikan kurikulum merdeka di sekolah penggerak.  Sehingga bagi sekolah yang belum mengimplementasikan Kurikulum Merdeka bisa mendapatkan gambaran yang nyata bagaimana penerapan kurikulum merdeka di sekolah. 
 
Webinar tersebut menurut Rachmadi dipandang sebagai langkah untuk mengajak dan mendorong kepala sekolah dan guru di satuan pendidikan dalam memanfaatkan Platform Merdeka Mengajar. Platform tersebut menjadi media pembelajaran yang akan “mendampingi” pendidik dan tenaga kependidikan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. 
 
Webinar Implementasi Kurikulum Merdeka dan Platform Merdeka Mengajar akan dilaksanakan pada 18 April sampai dengan akhir bulan Juni 2022. Hal ini mempertimbangkan waktu Implementasi Kurikulum Merdeka yang akan dilaksanakan pada awal semester baru yakni Juli 2022 bagi satuan pendidikan yang memilih pilihan (kurikulum) Mandiri Berubah dan Mandiri Berbagi.
 
Baca juga:  Kurikulum Merdeka Dapat Bantu Siswa Mengenali Potensi Uniknya Sejak Dini
 
Setiap seri webinar akan membahas topik-topik yang berkaitan dengan persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka secara mandiri.  Antara lain Filosofi Kurikulum Merdeka, Struktur Kurikulum Merdeka, kurikulum operasional tingkat satuan pendidikan, capaian pembelajaran, asesmen, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila, layanan helpdesk, komunikasi belajar yang mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka.
 
"Serta beberapa topik menarik lain yang akan disajikan kemudian,” tambah Rachmadi.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif