NEWSTICKER
Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

WHO Puji Nadiem Sukses Menggerakkan Relawan Covid-19

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 26 Maret 2020 18:33
Jakarta: World Health Organization (WHO) melalui perwakilannya di Indonesia memuji kepiawaian Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim dalam menggerakkan relawan untuk menangani virus korona atau coronavirus disease (covid-19)
 
"Saya rasa Indonesia beruntung punya menteri muda seperti Anda. Bisa bekerja dengan baik dan responsif. Mendorong keberadaan relawan," kata Perwakilan WHO untuk Indonesia, Navaratnasamy Paranietharan dalam konferensi video saat Pelatihan Daring Relawan Covid-19 Mahasiswa, di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.
 
Paranietharanmenyebut, pergerakan relawan yang dibentuk Kemendikbud, baik yang untuk penelitian maupun penanganan pasien akan berdampak positif. Ia meyakini, penanganan pandemi akan lebih cepat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tujuannya untuk menyelamatkan jiwa, mengurangi penderitaan dan mencegah penyebaran virus ini lebih lanjut dan untuk menjaga keamanan Indonesia” lanjut Paranietharan.
 
Baca juga:WHO: Kasus Korona di Indonesia Akan Turun dalam Beberapa Pekan
 
Dalam pendaftaran fase pertama, Kemendikbud telah mendapatkan 15 ribu relawan kesehatan dari kalangan mahasiswa. Relawan ini nantinya bakal membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan dalam menjalankan fungsi komunikasi dan edukasi.
 
"Membantu Pemerintah Daerah dalam tracing dan tracking dan membantu melayanai call center di pusat, di daerah atau pusat layanan covid-19," ujar Nadiem.
 
Sementatra itu 13 RS Pendidikan milik perguruan tinggi juga didorong untuk melakukan tes laboratorium untuk covid-19. Seperti diketahui, pemerintah mengerahkan 13 Rumah Sakit Pendidikan (RSP) untuk penanganan korona.
 
Selain itu pihaknya juga menyediakan asrama perawatan intensif bagi pasien Korona. Nadiem menyebut, asrama yang berada di bawah kewenangan Kemendikbud bakal mampu menampung pasien hingga 18 ribu orang.
 
"Menyiapkan fasilitas di bawah Kemendikbud, baik asrama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan juga Pasien Dalam Pengawasan (PDP)," lanjut Nadiem.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif