Guru sedang mengajarkan siswa di muka kelas, MI/Gino Hadi.
Guru sedang mengajarkan siswa di muka kelas, MI/Gino Hadi.

Rentan Miskin, Diharapkan Ada Bansos untuk Guru Honorer

Pendidikan Virus Korona Guru Honorer
Muhammad Syahrul Ramadhan • 02 Mei 2020 07:07
Jakarta: Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meminta pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) untuk guru honorer. Dalam kondisi pandemi virus Korona, guru honorer dapat masuk kelompok masyarakat rentan miskin akibat sekolah tidak mampu membayar gaji, khususnya sekolah swasta yang mengandalkan biaya operasional hanya dari orang tua siswa.
 
“Sebab mereka menjadi kelompok rentan terdampak krisis covid-19 secara ekonomi. Guru honorer semestinya bisa mendapatkan Dana Bantuan Sosial covid-19,” kata Wakil Sekjen FSGI, Satriwan Salim, Jakarta, Jumat, 1 Mei 2020.
 
Untuk itu FSGI meminta pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan bantuan di luar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), karena dana BOS saja tidak cukup. Pasalnya, Yayasan Sekolah Swasta juga membutuhkan anggaran untuk pos-pos lainnya di sekolah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Akibatnya sekolah sangat dilematis dalam penganggaran kali ini. Di satu sisi harus tetap menggaji gurunya, tetapi di sisi lain ada kebutuhan mendasar, fasilitas, sarana kebutuhan sekolah yang juga harus dipenuhi secara rutin.
 
Baca juga:MPR: Selamatkan Hak Pendidikan Rakyat di Masa Pandemi
 
Apalagi bagi sekolah swasta yang menggantungkan pembiayaannya hanya dari Dana BOS. “Dibutuhkan tindakan afirmatif pemerintah (daerah) sebagai solusi konkret agar sekolah swasta tetap bertahan di tengah krisis. Bentuknya bisa berupa anggaran dana khusus di luar BOS, ” ujarnya.
 
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau yang meng-cover biaya Sumbangan Pembiayaan Pendidikan (SPP). Sehingga siswa SMA/K dan swasta tidak perlu lagi membayar dan sekolah pun tidak kehilangan sumber pemasukan utamanya.
 
“Ini adalah langkah konkret yang membantu siswa dan guru. Bisa diadopsi oleh dinas pendidikan daerah lainnya,” ujarnya
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif