Kampus UNS. Foto: UNS/Humas
Kampus UNS. Foto: UNS/Humas

BPJS Gandeng UNS Optimalkan JKN-KIS

Pendidikan BPJS Kesehatan Pendidikan Tinggi
Citra Larasati • 19 Mei 2020 10:18
Jakarta: Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menggandeng Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta untuk optimalisasi penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
 
Kerja sama tersebut tertuang dalam nota kesepahaman antara kedua belah pihak yang ditandatangani pada Senin, 18 Mei 2020. Nota kesepahaman ini ditandatangani secara on desk oleh Direktur Pengawasan, Pemeriksaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS, Bayu Wahyudi dan Rektor UNS, Jamal Wiwoho.
 
Rektor UNS menyampaikan, tujuan dari kerja sama ini untuk mewujudkan sinergi antara BPJS dengan UNS dalam rangka mengoptimalkan penyelenggaraan program JKN-KIS. “Hal tersebut juga sebagai wujud komitmen UNS dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” terang Jamal dalam keterangannya, Selasa, 19 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:Kampus Boleh Buka Prodi Baru dengan Sistem Kerja Sama
 
Jamal menambahkan, jangka waktu dari nota kesepahaman bersama ini yaitu dua tahun terhitung sejak tanggal ditandatangani. Selain itu, nota kesepahaman bersama ini dapat diubah, diperpanjang, dan diakhiri sesuai kesepakatan kedua belah pihak.
 
Terdapat beberapa ruang lingkup yang tertuang dalam nota kesepahaman tersebut. Dalam lingkup pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat berupa program Diklat pegawai, magang, riset atau kajian bersama, dan narasumber dalam perkuliahan.
 
Kemudian lingkup berikutnya adalah berbagi keahlian dan informasi serta sosialisasi bersama dalam rangka optimalisasi program JKN-KIS: program benchmark dan best practice sharing. Lalu lingkup selanjutnya yaitu menyelenggarakan seminar, workshop, focus group discussion, dan pertemuan profesional lainnya.
 
Sementara Bayu menambahkan, Program JKN hakikatnya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak bagi setiap orang yang telah membayar iuran atau iurannya dibayarkan oleh pemerintah.
 
Tentunya agar Program JKN dapat berjalan dengan baik, BPJS Kesehatan membutuhkan dukungan semua pihak dalam menjalankan peran dan fungsinya untuk mewujudkan sebuah ekosistem JKN yang sehat. "Sinergi serta kerja sama dalam rangka penguatan dan optimalisasi program JKN-KIS dari pihak akademisi sangat kami butuhkan untuk optimalisasi Program JKN," tutup Bayu.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif