Siswa tengah membaca buku pelajaran di dalam kelas. Foto:  Kemendikbud/Dok. BKLM.
Siswa tengah membaca buku pelajaran di dalam kelas. Foto: Kemendikbud/Dok. BKLM.

Mendikbud Akui Programnya Tak Optimal dengan Anggaran Terbatas

Pendidikan Anggaran Pendidikan
Intan Yunelia • 12 September 2019 17:21
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menyadari dengan anggaran yang terbatas sulit mengoptimalkan program prioritas di kementeriannya. Dari total 20 persen anggaran fungsi pendidikan di APBN, alokasi untuk Kemendikbud yang paling minim.
 
"Bahwa kemudian tidak bisa optimal iya. Jadi kalau kita mengajukan Rp63 triliun hasilnya persetujuannya Rp35 triliun ya harap maklum," kata Muhadjir di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 11 September 2019.
 
Muhadjir mengakui, Kemendikbud terganjal regulasi untuk menjadi leading sector pengelolaan dana pendidikan. Kemendikbud harus berbagi kewenangan dengan kementerian lain dan juga pemerintah daerah. Imbasnya, jatah alokasi anggaran untuk Kemendikbud pun menyusut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah itu menjadikan pendidikan sebagai urusan pelayanan dasar yang sifatnya konkuren, artinya urusannya bersama-sama antara pusat dan daerah. Karena urusannya bersama-sama, otomatis anggarannya juga dibagi. Konsekuensinya karena daerahnya lebih banyak, yakni 516 kabupaten/kota dan 34 provinsi maka kemudian kemudian Kemendikbud jatahnya kecil," jelas Muhadjir.
 
Belum lagi ditambah pendidikan kedinasan dan beasiswa yang bersifat diskresi di masing-masing kementerian. Muhadjir ingin kebijakan di tingkat atas tetap dipegang kendali oleh Kemendikbud.
 
"Yang penting ya kita ingin optimalkan yang sudah diberikan kepada Kemendikbud dengan program prioritas," ujar Muhadjir.
 
Beruntung, saat ini tangung jawab perbaikan insfratruktur sarana dan prasarana pendidikan di bawah kendali Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Seluruh alokasi anggaran tersebut tidak lagi dialokasikan untuk Kemendikbud.
 
"Ini pilihan makanya, anggaran di Kemendikbud juga semakin berkurang kalau soal itu," pungkas dia.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif