Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra.

2.500 Tenaga Pendidik di Kulon Progo Belum Disuntik Vaksin

Pendidikan Guru Virus Korona vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Pembelajaran Tatap Muka
Antara • 10 Juni 2021 11:49
Kulon Progo: Sebanyak 2.500 dari 10.140 tenaga pendidik di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum divaksin. Sebab, keterbatasan alokasi vaksin dari Dinas Kesehatan DIY, padahal akan melaksanakan tahapan pembelajaran tatap muka (PTM) pada Juli 2021.
 
"Ada sekitar 2.500 guru atau petugas sekolah yang sama sekali belum menjalani vaksinasi. Sasaran untuk tenaga kependidikan berjumlah sekitar 10.140 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Kamis, 10 Juni 2021.
 
Ia mengatakan realisasi vaksinasi di Kulon Progo sendiri baru mencapai 10,75 persen atau sekitar 36.037 dari target 335.122 sasaran. Adapun rinciannya, vaksin bagi tenaga kesehatan tercapai 3.390 atau 97,89 persen dari 3.463 sasaran, target pelayan publik tercapai 20.747 atau 88,61 persen dari 23.414 sasaran.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selanjutnya, lansia tercapai 11.248 atau 14,34 persen dari 78.421 sasaran. Kemudian untuk masyarakat umum tercapai 234 atau 0,04 persen dari 183.859 sasaran. Masyarakat rentan, telah tercapai 418 atau 0,91 persen dari 45.965 sasaran.
 
Baca: PTM Terbatas, Orang Tua Usul Fokuskan Mata Pelajaran Bersifat Praktik
 
Pada tahapan vaksinasi, kata dia, gugus tugas juga akan melakukan model baru terhadap penyuntikan vaksin covid-19. Pada vaksin dosis pertama akan digunakan vaksin Astrazeneca, kemudian dosis kedua digunakan vaksin Sinovac.
 
"Kami melakukan percepatan vaksinasi setelah mendapat vaksin dari Dinkes DIY," kata Baning Rahayujati.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kulon Progo Rina Nuryati mengatakan total ada sebanyak 7.529 tenaga kependidikan yang telah menyelesaikan vaksinasi dosis pertama. Setelahnya, tenaga kependidikan yang sudah tervaksin tersebut akan melanjutkan menyelesaikan tahapan vaksinasi usai penyuntikkan dosis kedua.
 
"Untuk total tenaga kependidikan yang sudah tervaksin dosis pertama ada 7.529. Capaian target vaksinasi tersebut belum sesuai dengan sasaran yang sebelumnya ditentukan," kata Rina.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif