Peraih medali emas China Sanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) Muhammad Ja'far Hasibuan. Foto: Istimewa
Peraih medali emas China Sanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) Muhammad Ja'far Hasibuan. Foto: Istimewa

Peraih Emas Ajang Inovasi di China Ingin Bertemu Jokowi

Pendidikan inovasi
Damar Iradat • 07 Agustus 2019 01:08
Jakarta: Peraih medali emas China Sanghai International Exhibition of Inventions (CSITF) dan Special Award World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) Muhammad Ja'far Hasibuan berharap bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Ia juga berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada anak bangsa yang memberikan sumbangsih bagi negeri.
 
“Iya, saya sangat berharap sekali adanya perhatian pemerintah indonesia lazimnya pemerintah memperhatikan peraih-peraih juara dibidang lain seperti atlet dan lain sebagainya,” kata Ja'far, saat dikonfirmasi, Selasa, 6 Agustus 2019 kemarin.
 
Ja'far sebelumnya meraih medali emas berkat penemuannya, Biofar Shrimp Skin Care, yakni obat kulit bagi manusia yang dikembangkan dari udang khas Pesisir Selatan Malaka. Obat tersebut menggunakan bahan udang halus kecil segar yang berkembang biak di bawah hutan bakau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kemudian, bahan-bahan tersebut diproses dalam bentuk bubuk dan salep cair. Produknya juga sudah diuji kepada salah satu warga yang terkena benda tajam.
 
"Hasilnya positif, dalam dua jam rasa sakit dan nyeri menurun berkurang secara signifikan. Pemanfaatan udang juga diuji terhadap pasien dengan rasa gatal di kulit baik di bagian dalam jaringan kulit (epidermis) dan jaringan luar kulit serta dari luar," kata dia.
 
Atas inovasinya tersebut, Ja'far menjadi orang Asia pertama yang mendapat penghargaan dunia pada Pameran Teknologi Internasional China, Shanghai (CSITF) pada 18-28 April 2019 itu. Kendati begitu, perjalanan Ja'far meraih penghargaan tersebut tidak mulus akibat terkendala dana. Ia mencari bantuan baik dari pemerintah, sponsor-sponsor dan zakat yang disumbangkan.
 

Ia menuturkan, selama di China ia diseleksi cukup ketat dari WIIPA.
Inovasi ini merupakan penemuan di bidang kesehatan yang teruji mengubah dari bahan alami menjadi obat kulit luar dan dalam pada manusia dan hewan.
 
Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies Jerry Massie menambahkan, apa yang diraih oleh Ja'far merupakan prestasi bagi bangsa Indonesia. Selain itu, ia menyebut Ja'far sebagai penerus Presiden ke-5 RI BJ Habibie yang juga merupakan inovator di bidang aviasi.
 
"Ini prestasi bagi bangsa yang di raih seorang anak yatim dan tulang punggung keluarga. Orang berprestasi seperti Ja'far perlu diperhatikan oleh pemerintah," ujar Jerry.
 
Menurut Jerry pemerintah harus membantu memfasilitasi anak-anak bangsa yang berprestasi. Ia juga menyarankan agar Ja'far bisa diundang dalam Upacara HUT RI ke-74 di Istana Kepresidenan.
 
"Selama ini sudah banyak yang diundang Presiden anak punya talenta tingkat dunia, Ja'far pun setidaknya bisa diundang," ungkap dia.
 

(DMR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif