Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Foto: UMY/Humas
Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Foto: UMY/Humas

Dilarang Mudik, Ribuan Mahasiswa UMY 'Terkunci' di Yogyakarta

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Ardi Teresti Hardi • 15 Mei 2020 14:27
Yogyakarta: Dari sekitar 21.000 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UMY) Yogyakarta, sebanyak 1.800 orang di antaranya tidak bisa mudik ke kampung halamannya selama pandemi covid-19. Mereka memang tidak diperbolehkan pulang oleh orang tuanya, karena khawatir tertular dan menularkan covid-19.
 
"Ada sekitar 1.800 mahasiswa yang terkunci di Yogya, karena justru orang tuanya yang tidak mau kalau anaknya pulang," kata Rektor UMY Gunawan Budiyanto, Jumat, 15 Mei 2020. Menurut dia, orang tua para mahasiswa khawatir jika anaknya kembali malah bisa terinfeksi covid-19.
 
Baca juga:Mahasiswa Irak Jadi Doktor UIN Makassar di Tengah Pandemi

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk menjamin kebutuhan hidup mahasiswa tersebut, UMY pun menyediakan kebutuhan pangan. Pihak kampus telah memberikan bantuan berupa paket sembako pada Syawalan.
 
Selain itu, pihak kampus juga menyediakan makanan pada saat buka puasa dan sahur setiap harinya. Jumlah makanan buka puasa dan sahur yang disediakan sesuai dengan pesanan mahasiswa, misalnya sekitar 1.600 saat buka puasa dan 1.300-an saat sahur. Makanan tersebut diberikan di kampus dan diambil secara drive thruuntuk menghindari kerumunan.
 
"Bantuan itu semuanya dari kampus," kata dia.
 
UMY menyadari, banyak orang tua mahasiswa yang penghasilan orang tuanya terganggu karena covid-19 ini. Bantuan pangan kepada mahasiswa diharapkan bisa membantu mahasiswa yang terkunci di kota gudeg sehingga orang tua mereka tidak khawatir.
 
Selain mahasiswa dari luar DIY, ada pula 18 mahasiswa asing yang tetap tinggal di Yogyakarta. Mereka juga tidak pulang ke negara asal karena di sini mereka ditangani dengan baik. Bahkan, para mahasiswa asing tersebut merasa beruntung tetap tinggal di Yogyakarta karena di negaranya situasinya bisa lebih buruk.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif