Sekolah Gembira Bagi Anak Korban Gempa Lombok
Sekolah Gembira Tim Psikologi TNI.
Lombok: Tentara Nasional Indonesia (TNI) memberikan pelajaran dan pelatihan menggambar anak-anak korban gempa Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kegiatan ini bagian dari upaya trauma healing kepada anak-anak pascagempa Lombok.

Kegiatan ini diprakarsai Tim Psikologi TNI di bawah pimpinan Letkol (L) Mawy U.  Menurut Mawi sapaan akrabnya, kegiatan ini dilakukan untuk menghibur dan mengedukasi anak-anak korban gempa, sehingga rasa trauma terhadap gempa secara perlahan akan hilang.


"Ini untuk menghilangkan trauma, khususnya pada anak-anak dengan mengajak mereka bermain bola dan belajar menggambar maupun mewarnai gambar", jelasnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id di Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Baca: Mendikbud: Meski Darurat, Kegiatan Belajar Tak Boleh Libur

Per hari ini selama proses pemulihan psikologi sosial, masyarakat mendirikan tenda Sekolah Anak Gembira yang dilengkapi dengan mainan, sehingga anak-anak akan terhibur dengan sendirinya.  Di tenda Posko Psikologi TNI terlihat pula dari perwakilan Himpunan Psikolog Indonesia Bali, Jakarta dan beberapa relawan psikolog dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

"Semoga dengan kegiatan pendekatan seperti ini secara perlahan bisa memulihkan kondisi anak-anak," pungkasnya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id