Ketua Forum Prodi ADPII Achmad Syarief. DOK ITS
Ketua Forum Prodi ADPII Achmad Syarief. DOK ITS

Hadapi Pandemi Covid-19, ITS Gandeng ADPII Rumuskan Visi Keilmuan Desain Produk di Indonesia

Renatha Swasty • 19 Agustus 2022 20:44
Jakarta: Pesatnya perkembangan ekonomi dan industri di Indonesia menunjukkan dibutuhkan pendekatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya desain produk. Melihat urgensi tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII) menggelar Konvensi Nasional Forum Prodi Desain Produk (Despro).
 
Konvensi yang digelar di Ruang Sidang Senat Gedung Rektorat ITS ini bertujuan menyatukan kompleksitas yang dihadapi industri kreatif pada bidang desain produk, yang dinilai sangat dipengaruhi oleh perbedaan konteks masing-masing institusi pendidikan. Hal ini menjadi isu penting untuk didiskusikan pelaku industri kreatif, terkhusus pada program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
 
Ketua Forum Prodi ADPII Achmad Syarief menjelaskan pandemi covid-19 menyebabkan banyaknya tuntutan adaptasi dan eksistensi desain produk di Indonesia. Kontribusi desain produk di Indonesia dituntut lebih adaptif dan sinergi dengan keadaan pascapandemi di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang diutamakan berupa visi keilmuan yang ditargetkan menjadi konsep utama dalam mencapai sasaran desain produk," jelas dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 18 Agustus 2022.
 
Syarief mengatakan visi keilmuan ini dilakukan dengan memetakan visi pendidikan masing-masing prodi di tiap institusi dan mempertimbangkan konsep penyelenggaraan pendidikan, sasaran luaran inovasi, kemanfaatan pembelajaran, dan orientasi proses pembelajaran. Keempat domain kajian desain produk industri tersebut bersifat tidak absolut, tetapi akan dilaksanakan dengan bersifat opsional atas dasar tendensi masing-masing institusi.
 
Dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB) ini juga mengungkapkan konvensi desain produk ini lahir dengan napas keilmuan yang dinamis dan terbuka akan berbagai tantangan. Di era pandemi, ketika segala aspek kehidupan harus mampu beradaptasi dengan cepat, eksistensi desain produk yang erat kaitannya dengan problem solving kehidupan masyarakat secara kreatif layak mengambil peran penting.
 
Bersama program MBKM, lingkup desain produk juga semakin luas dan memudahkan mahasiswa untuk berkembang dan bersaing sehat di berbagai bidang desain produk skala industri ekonomi kreatif. Biasanya mencakup desain transportasi, desain furnitur, desain perhiasan, desain apparel, desain alat kesehatan, tren dan gaya hidup, teknologi digital modelling dan teknologi casting.
 
Tak hanya itu, desain produk juga dapat berkembang di ranah UI/UX dan strategi branding yang sangat perlu secara akomodatif guna menjadi platform yang berimplikasi pada masyarakat umum. "Bukan hanya diciptakan asal, tetapi perlu diperhatikan penciptaan produk yang fungsional, memiliki value, ataupun opportunity untuk kualitas hidup masyarakat yang lebih baik," ujar Syarief.
 
Syarief juga memaparkan mengenai luaran dari konvensi ini terkait dengan target di balik munculnya inovasi sebagai hasil pendidikan. Diharapkan luaran pendidikan ini yang dapat mendorong inovasi berorientasi produk atau yang lebih fokus pada segmen konsumen. Lebih dari itu, desain produk ini juga akan mendorong pendidikan yang berorientasi proses atau yang lebih fokus pada pemosisian produk.
 
Hasil konvensi ini nantinya akan diresmikan pada konvensi nasional berikutnya di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan diriliskan pula ke dunia internasional pada bulan Oktober mendatang. Syarief berharap hasil perumusan visi keilmuan Prodi Despro ini dapat membantu dan mempermudah berbagai institusi pendidikan di Indonesia untuk terus bersinergi bersama mencapai target perkembangan ekonomi 2030.
 
Baca juga: ITS Undang Diaspora Sebagai Adjunct Professor, Dorong Kerja Sama Penelitian Global

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif