Dilarang merokok ilus. Medcom
Dilarang merokok ilus. Medcom

Literasi Media Dinilai Efektif Cegah Perilaku Merokok Praremaja

Renatha Swasty • 22 Maret 2022 09:08
Jakarta: Literasi media dinilai efektif meningkatkan kompetensi literasi media dan mengurangi niat merokok pra-remaja. Hal tersebut disampaikan Nurjanah saat ujian terbuka program doktor FKKMK Universitas Gadjah Mada (UGM).
 
Nurjanah mempertahankan disertasi berjudul Media Literasi untuk Mencegah Perilaku Merokok pada Praremaja. Dalam ujian tersebut ia menyampaikan dari hasil penelitiannya program literasi media terbukti bisa mencegah perilaku merokok remaja.  
 
"Penelitian ini menemukan bahwa literasi media dapat menurunkan sikap, ekspektasi hasil merokok, dan niat merokok. Literasi media harus diintegrasikan dalam kurikulum sekolah dasar, misalnya pada jam “literasi” yang sering diterapkan sebelum pelajaran reguler," kata Nurjanah dikutip dari laman ugm.ac.id, Selasa, 22 Maret 2022.
 
Dia menuturkan topik periklanan di kelas dapat dipertimbangkan masuk dalam program pencegahan merokok berbasis sekolah di masa mendatang. Literasi media penting karena anak-anak terpapar iklan, promosi, dan sponsor rokok dari berbagai media.
 
Sementara itu, siswa di sekolah dengan kepadatan iklan rokok luar ruang sedang dan tinggi memiliki kemungkinan 2,16 kali lebih besar untuk merokok.
 
"Anak-anak yang tinggal di lingkungan yang banyak pengaruh iklan, promosi dan sponsor rokok yang tinggi membutuhkan kompetensi literasi media," kata dosen Fakultas Kesehatan Udinus ini.
 
Nurjanah melakukan intervensi literasi media dalam penelitianya untuk pencegahan merokok pada remaja. Hal itu terdiri atas lima film animasi dan buku dengan tema Keren Tanpa Rokok, Tak Mau Terjebak, Adiksi Nikotin, Sedikit juga Berbahaya, Vape, dan Sayang Ayah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Pahami Penyebab Hipertensi, Cegah dan Kurangi Risikonya
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif