Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Ekspedisi Jalur Rempah Bakal Dimulai Agustus

Pendidikan kebudayaan
Ilham Pratama Putra • 02 Maret 2020 13:00
Jakarta: Menyambut Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020, Dirjen Kebudayaan, Hilmar Farid bakal menyiapkan program ekspedisi Jalur Rempah. Ekspedisi Jalur Rempah dimaksudkan untuk menuntaskan misi budaya dari berbagai daerah.
 
Rencananya program Jalur Rempah bakal berlangsung dari Agustus-Oktober 2020. Pihaknya akan berkeliling ke 10 kota di dalam negeri, dan 10 titik di luar negeri dengan menggunakan kapal.
 
"Karena jalur ini nantinya, segala macam produk, kebiasaan, ekspresi kesenian segala macam itu bertukar di dalam jalur itu. Itu yang akan kita angkat sekarang ini," kata Hilmar, di Jakarta, Senin, 2 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia belum mau membocorkan titik mana saja yang bakal ditempuh. Saat ini Ditjen Kebudayaan tengah berdiskusi dengan Angakatan Laut sebagai pemilik kapal.
 
"Bulan Maret ini kita sudah akan mengirim ke titik-titik yang dimaksud, dengan melihat apa saja kemungkinan kegiatan di sana gitu, mulai dari kesiapan logistik," lanjut dia.
 
Harapannya, ketika kapal merapat di satu titik ada kegiatan besar kebudayaan. Kegiatan kebudayaan akan didesain sedemikian rupa untuk menghidupkan kesenian di sepanjang jalur rempah.
 
Hilmar kemudian memberikan contoh jika salah satu titiknya adalah Ternate, Maluku Utara, lalu titik keduanya ada di Selayar, Sulawesi Selatan. Dia menyebut disanalah akan terjadi pertukaran budaya yang membuat semua menjadi kaya budaya.
 
"Jalur rempah kan semangatnya, sebetulnya pertukaran pertukaran budaya ini, kita jadi Bhinneka Tunggal Ika," ungkapnya.
 
Jalur Rempah ini merupakan salah satu program yang disepakati dalam Rapat Koordinasi Bidang Budaya Nasional 2020. Selain Jalur Rempah, terdapat pula program lainnya untuk menonjolkan budaya dalam negeri.
 
Di antaranya, Indonesiana guna meningkatkan kapasistas pelaku seni, penyelenggara festival budaya, hingga kapasitas komunitas budaya. Selain itu juga, ada Indonesiana Film yang bakal mengangkat komunitas film daerah.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif