Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Ditjen Dikti Gelontorkan Rp405 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Citra Larasati • 07 Agustus 2020 18:32
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengalokasikan dana sebesar Rp405 miliar untuk penanganan covid-19 bidang perguruan tinggi. Anggaran ini terbagi menjadi Rp199 miliar untuk pengadaan di pusat dan Rp205 miliar dana realokasi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
 
Alokasi anggaran covid-19 di pusat bertujuan mendanai pengadaan alat pelindung diri (APD), Polymerase Chain Reaction (PCR), dan reagen untuk PTN dan PTS sebanyak Rp145 miliar. Sementara itu Rp54 miliar merupakan alokasi insentif untuk relawan.
 
"Sisanya, dana Rp205 miliar Rupiah direalokasikan antara lain ke 25 Rumah Sakit dan Fakultas Kedokteran PTN," kataSekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardani, dalam keterangannya, Jumat, 7 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak 1 Agustus 2020, Ditjen Dikti telah menyebarluaskan relawan mahasiswa covid-19 sebanyak 15.000 orang. Mereka tersebar di berbagai daerah di bawah koordinasi Fakultas Kedokteran (FK) perguruan tinggi yang terlibat dalam penangan covid-19.
 
Relawan mahasiswa ini utamanya berperan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan. Selain kebutuhan tenaga manusia, penanganan covid-19 juga memerlukan alat termutakhir guna mempercepat proses identifikasi penyebaran virus.
 
Baca juga:Kemendikbud Serahkan Bantuan Mitigasi Pandemi Covid-19 ke Unpad
 
Sebelumnya, pemeriksaan swab testhanya mampu mengidentifikasi 5.000 spesimen per-hari. Dalam bantuan ini, Ditjen Dikti berhasil menyediakan 22 alat PCR. "Nantinya, hasil tes swab akan mampu mendeteksi 11.000 spesimen per hari," jelas Paris.
 
Melalui gerakan gotong royong ini, Ditjen Dikti menggandeng berbagai pemangku kepentingan di perguruan tinggi dan institusi kesehatan untuk melawan covid-19. Di antaranya 15 Rumah Sakit Pendidikan/Rumah Sakit Akademik PTN, 10 Rumah Sakit Gigi dan Mulut PTN, 25 Fakultas Kedokteran PTN, dan delapan Fakultas Kedokteran PTS.
 
Selain itu, Ditjen Dikti turut berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia di delapan daerah dan 169 Rumah Sakit yang terdiri dari Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Umum Pusat, dan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Swasta.
 
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak, Ibu, dan para relawan yang berada di garda terdepan penanganan covid-19. Semoga dengan bantuan ini mampu mengurangi angka penderita wabah covid-19," ucap Paris.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif