Indonesia Kekurangan 733 Ribu Guru
Ilustrasi, guru tengah mengajar makna Pancasila(ANTARA FOTO/Lucky R)
Jakarta:Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyebutkan, kekurangan guru di sekolah negeri mencapai 733 ribu guru. Semula yang dihitung sebanyak 998 ribu guru.

"Kami sudah menghitung untuk kekurangan guru, awalnya 988.000 guru. Namun setelah dihitung kembali, ada redistribusi guru, guru keahlian ganda dan guru multitingkatan juga dihitung maka kebutuhan guru kita di sekolah negeri sebanyak 733.000 guru," ujar Plt Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud, Hamid Muhammad, di Jakarta, seperti mengutip Antara, Jumat, 9 Maret 2018.


Hamid mengatakan, dirinya sudah menyampaikan kondisi kekurangan guru tersebut kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Jumlah guru yang kurang berada di semua tingkatan sekolah negeri mulai dari TK, SLB, SD, SMP, SMA maupun SMK.

"Tapi kemampuan negara tidak mampu mengangkat semuanya menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Saya dapat informasi dari teman yang di Kemenpan, yang akan diangkat sekitar 1,5 kali yang pensiun. Misalnya yang pensiun 62.000 guru, maka yang akan diangkat menjadi CPNS sekitar 93.000 guru. Separuh dari jumlah itu untuk menutupi guru yang pensiun," terang Hamid.

Walaupun begitu, dia mengaku, hal itu baru formulasi, berapa alokasinya akan ditentukan oleh Kemenpan RB dan Kementerian Keuangan. 

"Untuk alokasinya ditentukan oleh Kemenpan dan Kemenkeu, karena untuk mengangkat 100 ribu guru sekarang, sama artinya mengangkat 200 ribu guru pada masa lalu. Sebab, harus hitung tunjangan dan lainnya," jelas dia.

Tak hanya itu, Hamid mengharapkan, akan ada pengangkatan guru produktif dan dapat direalisasikan pada tahun ini. Dia sendiri menghitung, kebutuhan guru produktif mencapai 94.553 guru.

"Untuk honorer mempunyai peluang sama untuk ikut serta dalam seleksi CPNS. Tapi, tak ada prioritas pengangkatan untuk guru honorer. Rekrutmen CPNS akan dilakukan usai Pilkada 2018," pungkas dia.




(LDS)