Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani.
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani.

Peringkat 'Global Talent Competitiveness Index' Indonesia Meningkat

Pendidikan pendidikan
Citra Larasati • 12 Februari 2019 08:38
Jakarta:Peringkat Indonesia pada Global Talent Competitiveness Index (GTCI) yang diterbitkan INSEAD (Institut Européen d'Administration des Affaires) meningkat dari posisi 86 di 2014 menjadi 67 di 2019. Kenaikan peringkat ini dipengaruhi nilai pada aspek akses pendidikan, tingkat keterampilan vokasi dan keahlian teknis.
 
GTCI merupakan laporan komprehensif tahunan yang dapat dijadikan indikator untuk mengukur bagaimana suatu negara dan kota berkembang menyediakan sumber daya manusia untuk meningkatkan daya saing. Pada 2019, GTCI fokus pada penilaian daya saing global, khususnya bagaimana bidang kewirausahaan didorong dan dikembangkan di seluruh dunia.
 
Peningkatan peringkat tersebut, menurut Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani merupakan salah satu capaian program di bawah tupoksinya. Di mana program percepatan pembangunan SDM Indonesia tersebut dilakukan melalui revitalisasi pendidikan vokasional, perluasan sasaran Bidikmisi, pengembangan manfaat LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) untuk pelatihan dan riset, serta memperkuat riset dan inovasi nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kebijakan percepatan pembangunan SDM ini, mulai terlihat hasilnya,” tambah Puan?dalam acara Kick Off Meeting Percepatan Pencapaian Sasaran dan Target Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) tahun 2019di Jakarta, Senin, 11 Februari 2019.
 
Seperti diketahui,Pemerintah telah menetapkan tema “Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas” dan memprioritaskan agenda pembangunan manusia dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Terdapat Prioritas Nasional dan 12 Program Prioritas yang terkait dengan bidang Pembangunana Manusia dan Kebudayaan (PMK).
 
Tahun ini, merupakan tahun terakhir dalam periode RPJMN 2015-2019. Oleh karena itu seluruh Kementerian dan Lembaga, harus dapat memastikan dan menuntaskan capaian yang telah ditetapkan dalam RPJMN dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2019.
 
Baca:Pemerintah Jajaki Kerja Sama Vokasi dengan Polandia
 
Berbagai capaian pembangunan pada Pemerintahan Joko Widodo - Jusuf Kalla masih perlu dipertajam agar semakin memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas hidup rakyat.“Oleh karena itu, Puan mengundang komitmen dan kerja bersama kementerian-kementerian di bidang pembangunan manusia dan kebudayaan,untuk dapat menjalankan RKP 2019, secara efektif dan selalu berkoordinasi, baik dalam lingkup Kementerian maupun lintas Kementerian dan Lembaga.
 
"Dengan kerja sama yang efektif maka kita memiliki kemampuan yang besar dalam menjalankan program-program RKP 2019 untuk kesejahteraan rakyat,” papar Puan.
 
Menko PMK memaparkan, bahwa untuk bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, indikator makro yang digunakan adalah Pengurangan Angka Kemiskinan, Gini Rasio, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat mencakup KIS, KIP, Bidikmisi, Bansos Pangan, PKH, Dana Desa, dan Pelayanan Ibadah Haji.
 
Acara Kick Off Meeting Percepatan Pencapaian Sasaran dan Target Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Tahun 2019 ini turut dihadiri oleh K/L yang selama ini berada di bawah koordinasi Kemenko PMK, antara lain Menkes, MenPPPA, Menpora, Menag, Mendes/PDT, Mendikbud, Kepala BNPB, Kepala LIPI, Kepala LAPAN, Kepala BPOM, Kepala Perpusnas, Kepala Batan, Kepala Arsip Nasional, dan para jajarannya masing-masing. Acara ditandai pula dengan penandatanganan komitmen bersama percepatan pencapaian sasaran dan target bidang PMK oleh para sekretaris K/L yang disaksikan langsung Menko PMK.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif