Ilustrasi. Foto: MI/Galih Pradipta
Ilustrasi. Foto: MI/Galih Pradipta

Stafsus Milenial: Santri Butuh Kebijakan Afirmatif

Pendidikan pesantren
Intan Yunelia • 17 Januari 2020 19:04
Jakarta: Staf khusus Presiden Joko Widodo, Aminuddin Ma'ruf menyampaikan aspirasi Komunitas masyarakat pesantren kepada presiden. Aspirasi itu ia dapatkan setelah hampir dua bulan maraton kunjungan kerja ke pesantren.
 
"Pengembangan kapasitas pesantren baik itu secara kelembagaan, Sumber Daya Manusia (SDM), pemberdayaan ekonomi, dan sebagainya sangat memerlukan afirmasi negara," kata Aminuddin di keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jumat, 17 Januari 2020.
 
Tak hanya itu, negara juga perlu memberikan porsi khusus dan akses pendidikan dan pemberdayaan kepada santri di desa. Salah satunya pertimbangan skor IELTS, TOEFL, dan IPK semata namun juga faktor sosial masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kelompok strategis selama ini sangat susah mengakses beasiswa. Mereka memiliki latar belakang yang lebih kuat pada kegiatan sosial, sehingga mereka tidak terbiasa mengejar skor sertifikasi bahasa," ujar Aminuddin.
 
Ia menyebutkan faktor sosial masyarakat juga perlu dipertimbangkan. Namun dalam hal peningkatan mutu, Aminuddin Ma'ruf juga merancang program strategis untuk pembinaan santri dan aktivis untuk meningkatkan kompetensi mereka sebagai calon-calon awardee atau penerima beasiswa.
 
Selanjutnya, Kementerian dan Lembaga harus besinergi dalam urusan pengembangan pesantren dan desa. Kurang lebih ada 19 Kementerian dan Lembaga yang mempunyai program berkaitan dengan pesantren, santri, mahasiswa dan pemuda desa.
 
"19 Kementerian dan Lembaga ini harus bersinergi untuk memberikan dampak yang lebih maksimal bagi pengembangan pesantren dan komunitas desa," paparnya.
 
Kemudian Aminuddin juga memberikan laporan bahwa ia tengah menyiapkan program Kecamatan Berdaya untuk dijadikan pilot project sinergitas 19 Kementerian dan Lembaga tersebut.
 
"Kita siapkan idenya, kita tajamkan konsepnya, lalu kita breakdown hingga urusan teknis sinergitas dan pelaksanaannya,"paparnya.
 
Terakhir, Aminuddin juga menyerahkan hasil riset internal tim staf khusus kepada Presiden mengenai evaluasi program BLK Komunitas dan Bank Wakaf Mikro.
 
Aminuddin menuturkan, bahwa pertemuan tadi berjalan lancar, hangat, dan disambut antusias oleh Presiden Jokowi. Ia meyakini bahwa apa yang telah dilaporkan, dan segala rencana baik ke depan akan mendapat restu Presiden dan bisa segera dieksekusi untuk pengembangan Pesantren dan Desa.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif