X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS) FTUI. DOK FTUI
X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS) FTUI. DOK FTUI

Cuma 3 di Indonesia! FTUI Hadirkan XPS, Teknologi Kunci Baterai Kendaraan Listrik

Renatha Swasty • 24 April 2026 14:52
Ringkasnya gini..
  • XPS akan dioperasikan di Analytical Laboratory, yang merupakan bagian dari Energy Transition Laboratory (ETL).
  • XPS mengukur energi elektron yang terpancar untuk mengidentifikasi karakteristik unik setiap unsur dengan memanfaatkan radiasi sinar-X.
  • Analisis mendalam terhadap material memungkinkan peningkatan kualitas baterai untuk kendaraan listrik.
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) menghadirkan X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS). Fasilitas canggih ini menempatkan FTUI menjadi satu dari tiga institusi di Indonesia yang memiliki teknologi XPS, bersama Universitas Diponegoro dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). 
 
Instrumen ini diperoleh melalui hibah Pusat Unggulan Antar Perguruan Tinggi (PUAPT) dengan dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Alat XPS ini akan dioperasikan di Analytical Laboratory, yang merupakan bagian dari Energy Transition Laboratory (ETL).
 
Dekan FTUI, Kemas Ridwan Kurniawan, menyampaikan kehadiran instrumen canggih XPS merupakan langkah strategis memperkuat ekosistem riset FTUI. 

“Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kedalaman dan kualitas penelitian di bidang material dan energi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan mitra industri dan akademisi, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Kemas dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 April 2026. 
 
XPS merupakan instrumen berbasis efek fotolistrik yang digunakan untuk menganalisis komposisi unsur, kondisi kimia, hingga struktur elektronik pada permukaan material. Alat ini mengukur energi elektron yang terpancar untuk mengidentifikasi karakteristik unik setiap unsur dengan memanfaatkan radiasi sinar-X.
  Presisi tinggi yang dimiliki memungkinkan analisis kondisi kimia lebih mendalam dibandingkan dengan metode karakterisasi konvensional. Kemampuan XPS menembus hingga kedalaman beberapa nanometer menjadikannya instrumen penting dalam pengujian berbagai jenis material, mulai dari logam, semikonduktor, polimer, hingga nanomaterial dan katalis. 
 
Hal ini sangat relevan untuk mendukung riset pengembangan energi baru terbarukan, perangkat elektronik masa depan, serta inovasi material maju lainnya.
 
Kehadiran XPS juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas melalui kontribusinya dalam pengembangan teknologi yang digunakan sehari-hari. Analisis mendalam terhadap material memungkinkan peningkatan kualitas baterai untuk kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi, pengembangan perangkat elektronik yang lebih efisien dan tahan lama, hingga inovasi material ramah lingkungan untuk pengolahan limbah dan pengendalian polusi. 
 
Di sisi industri, fasilitas ini dapat dimanfaatkan untuk memastikan kualitas dan keandalan produk, sehingga mendorong daya saing industri nasional. Kepala Laboratorium ETL, Hasbi Priadi, mengungkapkan keberadaan XPS akan menjadi katalisator riset unggulan FTUI sekaligus solusi berbasis teknologi bagi kebutuhan industri, khususnya dalam analisis kimia permukaan yang presisi dan komprehensif.
 
Kehadiran XPS menjadi tonggak penting bagi UI dalam membangun ekosistem riset yang unggul dan inovatif. Instrumen ini diharapkan mampu mengakselerasi posisi UI sebagai kampus teknik terbaik di tanah air, mempertegas peran perguruan tinggi dalam mendukung transformasi energi, inovasi material, dan penguatan daya saing bangsa di tingkat internasional.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan